← Beranda

Mengenal Sejarah Peringatan Hari Pahlawan yang Diadakan Setiap Tanggal 10 November

Sikma Ayunur CholivahKamis, 9 November 2023 | 00.18 WIB
Logo dan tema peringatan Hari Pahlawan 2023. Sumber: Kementerian Sosial RI.

JawaPos.com - Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa setiap tahunnya tepat pada tanggal 10 November selalu diperingati sebagai Hari Pahlawan Indonesia.

Sudah seharusnya kita sebagai warga Negara Indonesia yang baik menghargai jasa para pahlawan yang telah berupaya untuk memperjuangkan kemerdekaan Negara kita. Sejarah hari pahlawan ini tidak terlepas dari peristiwa Pertempuran Surabaya yang terjadi pada tanggal 10 November silam.

Bagaimana kisah atau sejarah hari pahlawan? Inilah sejarah singkatnya.

Baca Juga: Sambut Hari Pahlawan, KAI Berikan Diskon 25 persen untuk 29 Perjalanan Kereta Ini

Pertempuran Surabaya : Awal Sejarah Hari Pahlawan

Sebelum menyimak tentang sejarah hari pahlawan, ketahuilah terlebih dahulu siapa saja tokoh yang terlibat di dalam pertempuran Surabaya. Tokoh-tokoh yang terlibat ada 6, antara lain yaitu Bung Tomo, Moestopo, Gubernur Suryo, Mayjen Sungkono, HR. Muhammad Mengoendiprojo, dan KH. Hasyim Asy’ari.

Penyebab dari pertempuran Surabaya adalah datangnya pasukan sekutu yang ditunggangi oleh NICA atau Allied Forces Netherland East Indies pada 25 Oktober 1945. Awal mulanya tujuan pasukan sekutu datang adalah untuk mengamankan tawanan perang serta melucuti senjatanya Jepang.

Akan tetapi, NICA yang saat itu dipimpin Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sother Mallaby (AWS Mallaby) langsung memasuki Surabaya kemudian mendirikan pos pertahanannya di sana. Tindakan yang dilakukan oleh Mallaby tersebut kemudian dianggap sebagai sebuah tanda dimulainya perang terhadap pasukan Indonesia.

Baca Juga: Tema dan Logo Peringatan Hari Pahlawan 2023, Berikut Penjelasannya

Kemudian pada tanggal 27 Oktober tahun 1945, pasukan sekutu juga mendominasi tentara Inggris yang menyerbu penjara serta membebaskan tawanan tawanan perang yang ditahan oleh Indonesia.

Selain itu, para pasukan sekutu tersebut juga menyebarkan pamflet yang di dalamnya berisi perintah agar masyarakat Indonesia menyerahkan senjata yang mereka miliki.

Saat itu masyarakat Surabaya yang sudah penuh dengan amarah tentu menolak perintah sekutu tersebut dan segera memulai tindakan perlawanan.

Baca Juga: Garuda Muda Diharapkan Beri Kado Istimewa pada Hari Pahlawan

Tepat satu hari setelahnya, yaitu pada tanggal 28 Oktober 1945, pasukan Indonesia yang ketika itu dipimpin oleh Bung Tomo mulai melakukan penyerangan terhadap pos pos pertahanan milik sekutu.

Pasukan Indonesia berjuang sampai titik darah penghabisan, kemudian AWS Mallaby berhasil dijatuhkan pada tanggal 31 Oktober 1945. Tewasnya AWS Mallaby tersebut kemudian membuat pasukan sekutu marah.

Setelah itu pengganti AWS Mallaby yaitu Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh lantas segera mengeluarkan ultimatum 10 November 1945.

Adapun isi dari ultimatum tersebut adalah mengenai perintah kepada pasukan Surabaya untuk segera menyerahkan senjata-senjata dan menghentikan perlawanan. Jika hal tersebut tidak dipatuhi, sekutu mengancam kepada pasukan Surabaya bahwa mereka akan menghancurkan Surabaya dari darat, laut, maupun udara.

Baca Juga: 10 November Diperingati sebagai Hari Pahlawan. Apakah Libur Nasional? Simak Penjelasan Lengkapnya!

Tidak hanya itu, semua pimpinan bangsa Indonesia serta para pemuda yang ada di Surabaya harus datang paling lambat pada tanggal 10 November 1945 pukul 06.00 pagi di lokasi yang telah ditentukan.

Puncak dari Pertempuran Surabaya

Ultimatum yang tadi dikeluarkan oleh pihak sekutu tak dipedulikan oleh para pasukan pejuang Surabaya, sehingga pada tanggal 10 November 1945 meledaklah pertempuran Surabaya.

Pertempuran besar berlangsung selama sekitar lebih dari dua pekan dan baru berakhir pada tanggal 28 November 1945. Di dalam pertempuran ini, setidaknya terdapat 20.000 orang dari pihak Indonesia telah gugur dan dari pihak sekutu sekitar 1.500-1.600.

selain itu diperkirakan sekitar 150.000 orang terpaksa meninggalkan Surabaya.

Baca Juga: Sambut Hari Pahlawan 10 November, Berikut 5 Rekomendasi Film Bertema Perjuangan yang Cocok Ditonton

Ditetapkannya Hari Pahlawan Indonesia

Mengingat perjuangan para pahlawan Indonesia pada saat itu, Presiden Soekarno kemudian menetapkan tanggal 10 November sebagai peringatan Hari Pahlawan.

Pertempuran Surabaya tersebut adalah salah satu pertempuran besar dan juga pertempuran yang tersulit yang pernah terjadi dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia. Hari pahlawan ditetapkan lewat Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959.

Itulah sekilas sejarah hari pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November.

EDITOR: Nicolaus