← Beranda

Setelah Enam Bulan, Penyebab Kematian Rapper AS Coolio Baru Terungkap

Edy PramanaJumat, 7 April 2023 | 16.40 WIB
Misteri penyebab meninggalnya rapper ternama Amerika Serikat, Coolio, akhirnya terungkap.

JawaPos.com - Misteri penyebab meninggalnya rapper ternama Amerika Serikat, Coolio, akhirnya terungkap. Itu setelah enam bulan Coolio ditemukan tewas di rumah temannya di Los Angeles.

Dilansir dari People, Jumat (7/4), Coolio meninggal karena overdosis fentanyl, heroin dan methamphetamine pada 28 September 2022. Ini merupakan hasil dari pemeriksaan Los Angeles County Medical Examiner-Coroner.

Laporan koroner untuk rapper film “Gangsta’s Paradise” juga mencantumkan kardiomiopati yang tidak ditentukan, asma, dan penggunaan phencyclidine sebagai kondisi signifikan lainnya yang berkontribusi pada kematiannya.

Kardiomiopati adalah penyakit yang memengaruhi otot jantung, dan dapat membuatnya kaku, membesar, atau menebal, sehingga menyulitkan jantung untuk memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh, menurut Klinik Cleveland. Phencyclidine juga dikenal sebagai PCP, adalah obat jalanan yang menyebabkan halusinasi.

Menurut TMZ yang pertama kali memberitakan, juru bicara lama Coolio mengatakan mendiang musisi itu pergi ke kamar mandi di rumah temannya. Ketika dia tidak keluar, temannya memanggil namanya tetapi dia tidak menjawab. Mereka kemudian menemukan artis pemilik nama lengkap Leon Ivey Jr di lantai.

Meninggalnya Coolio membawa duka mendalam sesama musisi. Selebritas memberikan penghormatan kepadanya di media sosial seperti Weird Al Yankovic, Ice Cube, Snoop Dogg, Kenan Thompson, Questlove, dan lainnya.

Bintang Dangerous Minds Michelle Pfeiffer, yang membintangi video musik Coolio untuk “Gangsta’s Paradise” — single utama dari soundtrack film tahun 1995, termasuk yang pertama berduka atas kehilangan artis tersebut.

“Sedih mendengar meninggalnya artis berbakat @coolio,” tulisnya di samping klip video Gangsta’s Paradise. “Hidup yang terpotong terlalu pendek," imbuhnya seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).

“Seperti yang kalian mungkin diketahui saya cukup beruntung untuk bekerja dengannya pada 1995. Dia memenangkan Grammy untuk lagu briliannya di soundtrack, yang menurut saya adalah alasan film kami melihat begitu banyak kesuksesan,” sebut Michelle Pfeiffer.

EDITOR: Edy Pramana