← Beranda

Pertamina Ungkap 3 Hoaks yang Beredar di Jagat Maya, dari SPBU Terbakar hingga Video Viral Lumajang

Nanda PrayogaJumat, 26 September 2025 | 19.26 WIB
Ilustrasi Pertamina

JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga saat ini sedang menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan BBM pada SPBU swasta, yang berlanjut pada solusi kebijakan impor yang diharuskan melalui Pertamina.

Di tengah derasnya arus informasi ini, Pertamina merasa perlu untuk meluruskan sejumlah informasi yang dianggapnya hoaks. Hoaks sendiri berpotensi membuat masyarakat dan konsumen menjadi tak nyaman dan khawatir atas kondisi yang sedang terjadi.

Menurut Pertamina, penyebaran Disinformasi atau hoaks ini dilakukan oleh pihak yang tak bertanggung jawab, serta ditujukan kepada Pertamina dan pemerintah. 

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, sendiri telah mengimbau masyarakat untuk jeli dan teliti dalam menghadapi berbagai bentuk disinformasi yang sering beredar.

“Selain isu pembatasan BBM, masyarakat juga perlu mewaspadai hoaks lainnya seperti rekrutmen fiktif yang meminta biaya, kabar mobil tangki Pertamina mengisi di SPBU swasta, maupun informasi palsu terkait harga,” jelas Roberth dalam keterangannya, Jumat (26/9).

Pertamina mengaku sangat menyayangkan kondisi ini lantaran bisa mencemarkan nama perusahaan sebagai BUMN. Begitupun terhadap pemerintah yang dianggapnya telah membantu dan mengayomi dalam pemberian pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Demi meluruskan informasi, berikut adalah deretan hoaks dan fakta sebenarnya yang dirangkum oleh Pertamina!

1. Pembatasan Pengisian BBM untuk Mobil dan Motor 

Pembatasan pengisian BBM hingga 7 hari untuk mobil dan 4 hari untuk motor, serta larangan bagi penunggak pajak kendaraan ditegaskan oleh Pertamina tidak benar. 

Penyaluran BBM, khususnya BBM Subsidi, tetap berjalan sesuai ketentuan pemerintah dengan mekanisme yang berlaku agar lebih tepat sasaran dan transparan. Hal ini diakuinya juga sudah disampaikan oleh kementerian ESDM melalui juru bicara KESDM.

2. Kebakaran SPBU Akibat Pembatasan BBM

Pertamina menegaskan, video mengenai kebakaran SPBU akibat kebijakan pembatasan BBM adalah Hoaks. Video yang beredar merupakan rekaman lama dari peristiwa berbeda, yakni insiden kebakaran SPBU di Aceh pada 2024.

3. Video Viral Lumajang 

Beredar narasi bahwa masyarakat menggeruduk SPBU di media sosial. Pertamina menegaskan informasi ini adalah hoaks.

Kejadian sebenarnya yakni pada Rabu, 17 September 2025, ketika ada karnaval di Desa Sentul, Lumajang. Lantaran hujan deras, penonton pun berdesakan berteduh di area SPBU yang telah tutup sejak pukul 21.00 WIB. 

Pertamina menjelaskan, keributan terjadi akibat pengaruh minuman keras, bukan karena layanan SPBU. Selain itu, tak ada penjarahan atau kerusakan, hanya sampah yang berserakan keesokan harinya.

Atas beredarnya informasi hoaks ini, Pertamina terus mengajak masyarakat untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi perusahaan, yakni Pertamina Call Center 135 dan akun resmi media sosial Pertamina.

 

 

 

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah