JawaPos.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjelaskan bahwa gelaran MotoGP Mandalika 2022 yang berlangsung pada 18-20 Maret lalu berhasil membawa berkah bagi perekonomian Indonesia. Angka yang disumbangkan mencapai Rp 4,5 triliun.
Lebih rinci, kontribusi terhadap kenaikan pendapatan domestic regional bruto (PDRB) NTB sebesar 1,46 persen secara year on year (yoy). Sementara, dari penyediaan makanan dan minuman 1,04 persen dan transportasi pergudangan 0,74 persen.
"Perhelatan MotoGP juga memberikan nilai tambah kepada Indonesia sebesar Rp 4,5 triliun. Jadi di luar angka Rp 700 miliar hampir Rp 800 miliar yang kita perkirakan,” kata dia dikutip, Kamis (2/6).
Adapun, pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan I-2022 sebesar 7,76 persen, sementara secara nasional di angka 5,01 persen. Peningkatan lapangan usaha yang didominasi oleh sektor parekraf adalah akomodasi, makanan dan minuman dengan kontribusi 22,29 persen, lalu transportasi dan pergudangan sebesar 15,36 persen.
Penumpang yang datang ke NTB naik secara signifikan, melalui angkutan udara 94,81 persen dan angkutan laut naik 74,91 persen. "Termasuk saya, karena saya datangnya melalui jalur laut. Saya datang dari Padangbai menuju Bangsal,” kata Sandiaga.
Selain itu survei dampak MotoGP Mandalika terhadap pelaku usaha menunjukkan sejumlah hasil yang membahagiakan. Sebesar 46 persen pelaku usaha merupakan usaha rumah tangga.
"Jadi ini banyak ibu-ibu UMKM dan saat MotoGP produk UMKM ekonomi kreatif yang paling laku adalah kuliner sebesar 50,34 persen, kriya 19,31 persen dan fesyen ini yang perlu didorong lebih lagi sebesar 15,86 persen dan lainnya 14,48 persen,” kata dia.
Menparekraf menjelaskan bahwa telah terjadi pergesaran pendapatan mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 50 juta. Ia pun berharap event MotoGP yang sukses digelar menjadi motivasi dan semangat dalam menyambut event Formula E yang akan diselenggarakan pada 4 Juni 2022 di Jakarta.
“Ini akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kita khususnya di Jakarta dan di daerah sekitar Jabodetabek dan berdasarkan data yang kami terima dari 50 persen penjualan tiket ajang balap Formula E sudah terjual oleh WNA sebanyak 14.800 tiket dari total 52.500 kursi yang disediakan sudah laku terjual,” pungkasnya.