JawaPos.com - Waduk Gajah mungkur, yang ada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah mulai surut akibat kemarau panjang yang terjadi di lokasi tersebut.
Surutnya Waduk Gajah Mungkur terjadi sejak tiga hari yang lalu (12/09) membuat berbagai pemandangan di dasar waduk mulai terlihat.
Pemandangan yang muncul itu diantaranya fauna yang hidup di Waduk Gajah Mungkur mulai menampakkan diri.
Munculnya ikan air tawar tersebut menjadi peluang bagi warga setempat untuk mencari pundi penghasilan atau hanya sekedar menambah kebutuhan lauk teman makan.
Berbagai jenis ikan dapat ditemukan di Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Berdasarkan pantauan JawaPos.com di unggahan akun Betal Lawas pada 1 November 2020 itu, memperlihatkan ikan di Waduk Gajah Mungkur mayoritas Lukas dan Putian.
“Jenis ikannya apa aja bang,” tanya pemilik akun youtube Betal Lawas kepada pencari ikan.
Pencari ikan di akun youtube Betal Lawas itu kemudian menjawab kalau ikan yang ada di Waduk Gajah Mungkur terdiri dari berbagai macam ikan.
“Campur-campur, Ikan Lukas dan Putian,” jawab pencari ikan di akun youtube Betal Lawas itu.
Selain Lukas dan Putian, ikan yang ada di Waduk Betal Lawas juga terdapat Gabus.
“Habis dapat ikan gabus, santai sebentar,” ucap pencari ikan di akun youtube Betal Lawas menggunakan Bahasa Jawa..Baca Juga: Tak Siapkan Ridwan Kamil Sebagai Cagub DKI, Basri Baco Sebut Tidak Ada yang Istimewa, Harus Tahu Diri
Unggahan Betal Lawas tersebut memperlihatkan bagaimana ikan Lukas dan Putihan yang mudah sekali mabuk saat perubahan debit air.
Bedanya yang ada di video, perbedaan debit air yang naik akibat hujan yang terjadi pada malam harinya.
Namun saat ini, Waduk Gajah Mungkur mengalami perbedaan debit air yang menyusut drastis akibat dari kemarau panjang.
Terlihat ikan dalam video unggahan akun youtube Betal Lawas itu mengambang di daratan, terutama rumput.
Kondisi ikan yang lemah yang disebabkan oleh perubahan debit air tersebut tentu menjadi berkah bagi warga sekitar yang tinggal di sekitar area Waduk Gajah Mungkur
Bahkan warga yang jauh dari bendungan pertanian tersebut ada yang datang dari jauh, salah satunya dari Kulon Progo, Yogyakarta
Selain ikan nya terlihat bertekstur lunak, juga tidak ada patin di bagian tubuh luarnya
Untuk menangkapnya, dalam video Betal Lawas tersebut cukup dengan menggunakan tangan kosong tanpa pelindung apapun.
Terlihat dalam video unggahan akun youtube Betal Lawas ikan Lukas dan putian itu dapat begitu mudah ditangkap saat didalam air.
Hanya saja, agar memudahkan dalam menangkap, alangkah baiknya menggunakan jaring
Jaring juga dapat digunakan untuk mengumpulkan hasil tangkapan ikan yang sudah ditangkap.