JawaPos.com - Investasi di sektor migas kian hari semakin menurun. Menurut Executive Director of Indonesian Petroleum Association (IPA) Marjolijn Elisabeth Wajong, menurunnya investasi di sektor itu berkorelasi pada susutnya cadangan migas.
"Turunnya harga minyak mentah dunia yang terjadi sejak pertengahan 2014 menyebabkan kontraktor migas melakukan efisiensi. Termasuk mengurangi belanja investasi," ujarnya di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Rabu (10/5).
Akibatnya, cadangan migas nasional menurun karena minimnya kegiatan eksplorasi. Marjolijn merinci, wilayah eksplorasi migas sejak 2012 hingga 2016 mengalami penurunan.
Pada 2012 terdapat 233 wilayah eksplorasi, 2013 ada 238 wilayah, 2014 ada 235 wilayah, 2014 ada 228 wilayah dan pada 2016 hanya ada 199 wilayah eksplorasi.
"Di tahun 2016 itu ada 199 wilayah eksplorasi dengan rincian 110 wilayah kerja (WK) migas aktif, 52 WK konvensional dan 37 WK proses terminasi," katanya. (dee/JPK)