JawaPos.com - Makan banyak tapi tubuh tetap kurus merupakan fenomena yang seringkali membingungkan bagi banyak orang. Tak jarang, bahwa orang-orang di sekitar kita mengalami hal tersebut.
Bagi sebagian besar individu, hal ini tentu sangat menguntungkan. Meskipun makan banyak, namun berat badan tetap dalam kondisi yang proporsional atau bahkan tidak mengalami peningkatan berat badan sama sekali
Namun, bagi individu yang ingin meningkatkan berat badan mereka, tentunya hal ini terdengar ironis dan menjadi masalah yang nyata bagi mereka.
Bagaimana mungkin seseorang bisa mengkonsumsi banyak kalori tanpa menambah berat badan? Untuk memahami hal ini, mari kita telaah beberapa faktor yang mungkin menyebabkan tubuh Anda tetap kurus meskipun makan dalam jumlah besar.
Dilansir dari Enu Nutrition pada Jumat (16/2), berikut merupakan faktor-faktor yang menyebabkan tubuh tetap kurus meski Anda mengonsumsi makanan dengan jumlah yang banyak
1. Metabolisme Cepat
Satu faktor utama yang mempengaruhi kecenderungan seseorang untuk tetap kurus meskipun makan banyak adalah tingkat metabolisme basal atau BMR.
Tingkat ini mencerminkan jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh saat istirahat untuk menjaga fungsi-fungsi dasar seperti pernapasan dan pemeliharaan suhu tubuh.
Orang dengan BMR tinggi cenderung membakar lebih banyak kalori bahkan dalam keadaan istirahat, sehingga sulit bagi mereka untuk menambah berat badan meskipun makan dalam jumlah besar.
2. Malabsorpsi
Malabsorpsi adalah kondisi di mana tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan efektif dari makanan yang dikonsumsi.
Ini bisa disebabkan oleh berbagai masalah pencernaan seperti celiac disease atau cystic fibrosis.
Ketika tubuh tidak dapat menyerap kalori dan nutrisi dengan baik, meskipun makan dalam jumlah besar, maka kenaikan berat badan akan sulit tercapai.
3. Aktivitas Fisik
Orang yang secara teratur melakukan aktivitas fisik, terutama latihan kardiovaskular, cenderung membakar lebih banyak kalori.
Bahkan setelah berhenti berolahraga, tubuh mereka tetap membakar kalori dalam jumlah besar. Hal ini tentu sulit bagi mereka untuk menambah berat badan meskipun pola makan mereka cukup besar.
4. Pilihan Makanan
Tidak hanya jumlah makanan yang Anda konsumsi, tetapi juga jenis makanan tersebut. Makanan yang kaya akan kalori seperti lemak sehat, protein, dan karbohidrat kompleks cenderung memberikan lebih banyak energi dan nutrisi daripada makanan yang tinggi lemak jenuh dan gula sederhana.
Memilih makanan yang rendah kalori namun kaya nutrisi bisa membuat sulit untuk menambah berat badan.
Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, tetapi tubuh tetap kurus bisa menjadi masalah bagi beberapa orang.
Namun, dengan pemahaman yang tepat tentang faktor-faktor yang mempengaruhinya, langkah-langkah dapat diambil untuk mencapai tujuan penambahan berat badan secara sehat.
Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi tubuh dan kebutuhan nutrisi Anda.
Dengan memahami lebih dalam tentang bagaimana tubuh bereaksi terhadap makanan dan aktivitas, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk mencapai berat badan yang sehat dan optimal.