JawaPos.com - Beralih ke pola makan rendah karbohidrat melibatkan lebih dari sekadar mengganti daging dengan pasta atau menukar telur dengan sereal saat sarapan.
Untuk mempermudah peralihan dari pola makan tinggi karbohidrat ke pola makan rendah karbohidrat, berikut disajikan sejumlah kiat, saran, dan nasihat yang yang telah diteliti kebenarannya oleh Emily Estep dari Better Homes & Gardens, Rabu (13/12).
1. Hitung setiap karbohidrat
Saat memasukkan karbohidrat dalam menu diet, pilihlah sumber karbohidrat kompleks, seperti roti dan pasta dari gandum utuh, kacang-kacangan, buah-buahan yang tidak diolah, dan berbagai jenis sayuran.
2. PIlih produk dengan Glukosa lebih rendah
Dalam diet rendah karbohidrat, memilih makanan dengan glukosa rendah dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Beberapa buah dan sayuran dengan indeks glikemik rendah antara lain apel, aprikot, asparagus, brokoli, kubis Brussel, kembang kol, seledri, ceri, mentimun, jeruk bali, kacang hijau, selada, jamur, bawang bombay, plum, bayam, stroberi, paprika manis, tomat, dan zucchini.
Sementara itu, makanan dengan indeks glikemik sedang mencakup melon, anggur, jeruk, jus jeruk, persik, kacang polong, nanas, ubi, dan semangka. Di sisi lain, buah dan sayuran dengan indeks glikemik tinggi meliputi pisang, bit, wortel, jagung, kentang, dan kismis.
3. Pikirkan lagi jika ingin makan di luar
Apabila Anda ingin makan di laur dan sedang menjalani diet rendah karbohidrat, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
Pertama, pastikan memilih restoran yang menyediakan makanan sehat dan sesuai dengan kebutuhan diet.
Kedua, hindari makanan yang mengandung banyak karbohidrat seperti nasi, roti, pasta, dan kentang. Sebagai gantinya, pilihlah makanan yang mengandung protein tinggi seperti daging, ikan, atau ayam.
Ketiga, perhatikan cara pengolahan makanan. Hindari makanan yang digoreng atau dipanggang dengan banyak minyak.
Keemat, perhatikan porsi makanan. Jangan makan terlalu banyak dan pastikan untuk memilih makanan yang mengenyangkan.
4. Perhatikan persediaan dapur
Isi dapur dan lemari es Anda dengan berbagai pilihan buah-buahan dan sayuran yang tidak berlemak, ikan segar dan kerang, daging serta unggas tanpa lemak, produk susu, serta kacang-kacangan atau biji-bijian.
5. Konsumsi kacang-kacangan
Sejumlah studi telah menujukkan manfaat kacang tanah dan jenis kacang-kacangan lainnya yang mengandung lemak tak jenuh tunggal, dimana membantu mendorong penurunan berat badan dan menjaga kesehatan jantung.
Tidak hanya itu, kacang-kacangan juga mengandung sejumlah nutrisi penting seperti magnesium, folat, serat, tembaga, vitamin E, dan arginin, yang semuanya memainkan peran signifikan dalam upaya pencegahan penyakit jantung.
6. Perhatikan bumbu dapur
Perhatikan bumbu dapur yang digunakan saat sedang diet rendah karbohidrat juga penting. Beberapa bumbu dapur seperti cabe rawit, jahe, lada hitam, kunyit, oregano, ginseng, dan kayu manis dapat membantu menurunkan berat badan.
Namun, beberapa bumbu dapur seperti saus tomat, saus BBQ, dan saus salad mengandung banyak gula dan karbohidrat.
Sebagai gantinya, ganti bumbu yang lebih sehat seperti bawang putih, bawang merah, cuka, dan rempah-rempah seperti ketumbar, jintan, dan adas.