JawaPos.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memberikan penghormatan kepada salah satu pebulu tangkis putri andalan Debby Susanto yang memutuskan pensiun dari karirnya sebagai penepok bulu angsa. Penghormatan itu ditunjukkan dalam bentuk sebuah pesta perpisahan di GOR Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat.
Dalam pesta perpisahannya, Debby yang merupakan pemain besutan PB Djarum Kudus itu menuturkan bahwa ia tidak melihat dirinya sebagai sosok atlet yang spesial. Ia tidak punya bakat alami yang luar biasa seperti kebanyakan pemain lain. Namun, usaha dan kerja kerasnya harus diacungkan jempol.
Berkarir selama 17 tahun sebagai atlet Merah Putih, Debby menuturkan bahwa usaha dan kerja keras adalah unsur utama keberhasilan seorang atlet. Hal ini sukses dibuktikan oleh Debby yang, bisa dibilang, tidak memiliki postur tubuh atlet pada umumnya.
"Terima kasih buat kak Richard (Mainaky, pelatih ganda campuran PBSI) yang memberi kesempatan dan keyakinan walaupun saya posturnya kecil dan tidak lebih powerfull dibanding yang lain. Ini membuktikan bahwa kerja keras dan keyakinan bisa mengalahkan bakat dan talenta," ujar Debby sambil berderai air mata, Minggu (24/2).
Meski memutuskan pensiun dalam usia yang relatif masih dini, Debby mengaku bahwa keputusannya menjadi atlet bulu tangkis tidak pernah ia sesali.
“Bulu tangkis mengajarkan banyak hal pada saya. Bulu tangkis membawa saya pada titik siapa saya sekarang ini. Saya belajar bertanggung jawab dan komitmen dengan diri saya sendiri. Bulu tangkis adalah segalanya buat saya. Tiba juga saatnya bagi saya untuk pamit dari dunia bulu tangkis. Tapi, saya hanya pamit sebagai pemain bulu tangkis, karena saya masih akan terus mensuport bulu tangkis,” kata peraih medali emas All England 2016 bersama Praveen Jordan itu.
Debby merupakan nama besar kedua yang memutuskan gantung raket di tahun ini. Sebulan sebelumnya, Indonesia sudah lebih dulu ditinggal oleh pebulu tangkis putri tangguh lainnya, Liliyana Natsir.
Meski prestasinya tidak sementereng seniornya itu, Debby tetap punya sumbangsih berarti buat PBSI. Selain gelar juara All England 2016, Debby juga menjuarai SEA Games 2013 dan 2015, mendapatkan medali perunggu Asian Games 2014, dan memenangkan beberapa turnamen BWF kelas grand prix gold dan superseries.