JawaPos.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memberhentikan dengan hormat Direktur Produksi Garuda Indonesia Puji Nur Handayani. Hal tersebut telah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury menyampaikan, sejalan dengan dinamika industri penerbangan di tahun-tahun mendatang yang semakin kompetitif, akselerasi bisnis perusahaan juga turut harus dikembangkan. Menurutnya, melalui struktur manajemen baru tersebut diharapkan dapat mendukung upaya perseroan dalam mengakselerasi kinerja bisnis yang dijalankan.
"Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran manajemen serta jajaran pemegang saham yang terus mendukung upaya perusahaan menghasilkan output bisnis yang sustainable,” ujarnya di Jakarta, Kamis (19/4).
Pahala menjelaskan, perseroan menargetkan pertumbuhan kapasitas penumpang naik mencapai 9-10 persen. Apalagi, iklim industri penerbangan yang semakin penuh tantangan di tahun ini.
Pencapaian tersebut tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan, khususnya melihat proyeksi nilai tukar mata uang asing dan harga bahan bakar pesawat yang masih fluktuatif.
Dengan demikian, maka susunan Direksi Garuda Indonesia sesuai hasil RUPST adalah sebagai berikut:
Direktur Utama: Pahala N. Mansury
Direktur Operasi: Triyanto Moeharsono
Direktur Teknik: I Wayan Susena
Direktur Umum dan SDM: Linggarsari Suharso
Direktur Niaga Domestik: Nina Sulistyowati
Direktur Kargo & Niaga Internasional: Sigit Muhartono
Direktur Layanan: Nicodemus P. Lampe
Direktur Keuangan & Manajemen Resiko: Helmi Imam Satriyono
Sementara itu, sesuai dengan agenda RUPS 2018 tersebut susunan Dewan Komisaris Garuda Indonesia juga mengalami perubahan dengan masuknya sejumlah nama baru menggantikan komposisi dewan komisari sebelumnya sebagai berikut :
Komisaris Utama & Independen: Jusman Syafii Djamal
Komisaris Independen: Hasan M. Soedjono
Komisaris Independen: Herbert Timbo Parluhutan Siahaan
Komisaris: Luky Alfirman
Komisaris: Chairul Tanjung
Komisaris: Dony Oskaria
Komisaris: Muzaffar Ismail