JawaPos.com – Insiden kecelakaan kembali terjadi di jalur turunan ekstrem penghubung Pacet-Cangar Mojokerto.
Kecelakaan tersebut, melibatkan mobil Honda Civic Turbo yang sedang membawa satu keluarga asal Kota Solo, Jawa Tengah.
Kecelakaan tersebut, terjadi pada hari Minggu (24/3) sekitar pukul 17.45 WIB yang diduga akibat mobil mengalami rem blong.
Alhasil, insiden kecelakaan di jalur turunan itu, menimpa mobil bernopol AD 8614 XS yang berisi keluarga dari Antonius Yonas Chandra, 42 tahun.
“Kabarnya tadi karena mobilnya rem blong. Lalu berhenti setelah menabrak warung nasi itu,” ujar salah seorang warga setempat bernama Andi Saputra seperti dilansir dari Radar Mojokerto (JawaPos Group).
Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan dari saksi mata di sekitar lokasi kejadian, pada awalnya mobil melaju tanpa kendala di jalur turunan tersebut dari arah Batu menuju Pacet.
Diketahui saat itu, mobil yang dikemudikan Yonas dan membawa penumpang istri serta ketiga anaknya hendak pulang ke Solo via jalur Cangar setelah berlibur di Kota Batu.
Saat tiba di turunan Deklengan AMD, Pacet mendadak mobil itu hilang kendali dan menabrak tebing di sisi kiri atau barat jalan. Laju mobil baru bisa terhenti setelah menghantam warung nasi jagung milik Sumarsih.
“Mobilnya nabrak warung nasi. Aman, tidak ada korban jiwa,” ungkap Andi yang merupakan warga setempat.
Akibat insiden kecelakaan itu, mobil mengalami ringsek dan bagian depan warung nasi jagung menjadi porak-poranda. Selain itu, dua motor pengunjung yang saat kejadian sedang terparkir di depan warung juga ikut tertabrak.
Yonas selaku pengemudi mobil mengalami luka ringan di bagian kepala akibat benturan.
Sang istri, Liena Sari Dewi, 49, yang sempat terjepit di bangku penumpang mengalami patah tulang kaki sebelah kanan.
Sedangkan ketiga anaknya yang menjadi penumpang hanya mengalami luka ringan.
Sementara itu, sekitar delapan orang yang saat kejadian merupakan pengunjung di warung nasi jagung dipastikan selamat dari kecelakaan.
Mobil diduga mengalami rem blong meskipun sebelumnya sempat berhenti selama satu jam di rest area Sendi.
Secara terpisah, AKP Agus Setiawan selaku Kapolsek Pacet membenarkan adanya kejadian kecelakaan tersebut.
Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian bersama para relawan telah melakukan proses evakuasi terhadap kelima korban. Kini satu keluarga korban kecelakaan tunggal tersebut sudah mendapat perawatan di RSUD Sumberglagah, Pacet.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit semua dan langsung ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto,” tandasnya. ***