JawaPos.com – Belakangan, banyak warga Gresik dibuat resah oleh maraknya informasi mengenai lowongan kerja abal-abal yang mengatasnamakan PT Freeport Indonesia.
Seperti informasi dari Radar Gresik (JawaPos Grup), yang menerima begitu banyak keluhan dari masyarakat korban rekrutmen abal-abal yang mengatasnamakan PT Freeport Indonesia itu, pada Rabu (3/1) kemarin.
Warga mengaku, lowongan tersebut sangat terlihat meyakinkan, lantaran komunikasi terkait informasi tersebut disampaikan oleh oknum melalui email yang dianggap selaras dengan nama perusahaan.
Dalam dokumen tahapan seleksi, sang penipu yang diduga berada di luar kota itu mengirimkan email yang berisi keterangan bahwa sang pelamar telah lolos tahap seleksi administrasi sembari melampirkan dokumen nama-nama peserta lainnya yang lolos seleksi administrasi.
Bagi orang awam, tampilan dokumen yang dikirimkan tersebut tentu sepintas cukup meyakinkan.
Sebab, pada bagian atas ada logo perusahaan. Selain itu, dokumen tersebut juga dibubuhi oleh tanda tangan pimpinan.
Salah seorang yang nyaris menjadi korban penipuan, Moch Zaeid warga Desa Ambeng-ambeng Kecamatan Duduksampeyan mengatakan, pada awalnya dia meyakini bahwa dirinya lolos dalam tahap seleksi administrasi PTFI.
Namun, keyakinan itu segera pupus setelah dirinya mendapati bahwa di emails tersebut, sang penipu meminta dirinya untuk menyetor sejumlah uang dengan dalih pembelian tiket pesawat.
"Karena saya khawatir ini palsu makanya saya datang ke Kantor Radar Gresik untuk meminta informasi ini. Saya bingung harus menanyakan hal ini kepada siapa," kata Zaeid, seperti yang dikutip Radar Gresik (JawaPos Grup).
Tak lama setelah mendapat laporan tersebut, tim Radar Gresik (JawaPos Grup) mencoba melakukan konfirmasi atas dokumen elektronik yang diterima Zaeid kepada salah satu perwakilan PT Freeport Indonesia.
Saat ditanyakan kepada Staf Korporat Komunikasi, PT Freeport Indonesia yang bertugas di Gresik, Agita Offi menyatakan jika dokumen elektronik tersebut memang palsu alias Hoax.
Setelah beredarnya penipuan tersebut, pihaknya segera memberikan himbauan kepada masyarakat Gresik agar selalu waspada terhadap rekruitmen palsu yang mengatasnamakan PT Freeport Indonesia.
Tak lupa, ia juga mengingatkan, bahwa setiap proses tahapan rekrutmen resmi PT Freeport Indonesia hanya berada di web resmi perusahaan.