JawaPos.com – Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) berinisial NJW, ditemukan tewas tergeletak di exit pintu keluar roda empat Mall Paragon Semarang, pada Selasa (10/10) petang kemarin.
Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika, menduga sementara bahwa NJW melakukan bunuh diri dengan melompat dari lantai empat Mall Paragon Semarang. Ia ditemukan tergeletak dengan luka parah di bagian kepala.
“Hasil penyebab awal, korban jatuh dari lantai empat parkiran mobil. Kurang lebih ketinggian sekitar 20 meter. Indikasi apakah korban bunuh diri dengan meloncat, ini masih kita upayakan untuk penyelidikan," kata Indra.
Baca Juga: Bikin Nangis! Begini Isi Surat Wasiat Mahasiswa UNNES yang Bunuh Diri di Mall Paragon Semarang
Di lokasi di mana NJW tewas, polisi juga menemukan beberapa barang yang diduga milik korban, seperti KTP, Kartu Mahasiswa UNNES, dan sepucuk surat wasiat yang ditujukan kepada sang ibunda.
Berdasarkan informasi dari data pribadi korban, NJW diketahui masih berusia kurang lebih 20 tahun, dan merupakan warga Candi Penataran, Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.
Sementara statusnya sebagai mahasiswa, diketahui NJW merupakan mahasiswi fakultas MIPA UNNES. Humas UNNES, Surahmat, juga membenarkan status kemahasiswaan NJW di kampus UNNES.
Pihak kampus, kata Rahmat, langsung bertindak cepat begitu mendapat laporan bahwa salah satu mahasiswanya tewas bunuh diri.
“Perwakilan UNNES tadi malam sudah bertemu dengan keluarga almarhumah di RS Kariadi. Keluarga diwakili oleh ibu dan pamannya,” kata Rahmat, seperti dilansir dari Radar Semarang (Jawa Pos Group), Rabu (11/10).
Selanjutnya, jenazah mendiang NJW pun dipulangkan ke kediaman keluarganya di Cilacap, Jawa Tengah. Pihak kampus dalam hal ini, turut menangani proses pemulasaraan dan pengantaran jenazah.
“Biaya pemulasaraan jenazah dan pengantaran Jenazah sampai Cilacap, kita berikan kepada keluarga,” kata Wakil dekan bidang akademik dan kemahasiswaan FMIPA, Zaenal Abidin.