JawaPos.com - Jumlah Warga Negara Asing (WNA) yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) terus meningkat. Hingga Rabu (13/3) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIJ memastikan sudah ada 15 orang.
"Sampai hari ini sudah ada 15 orang yang dipastikan WNA masuk DPT," kata Amir Nashiruddin, Komisioner Bidang Koordinator Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu DIJ saat ditemui di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu (13/3).
Data sebelumnya WNA yang masuk DPT baru 14 orang. Namun bertambah seorang lagi, diketahui ia tinggal di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. "Total di Sleman ada 5," katanya.
Atas temuan ini pihaknya langsung melayangkan surat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Supaya dijadikan masukan untuk selanjutnya dicoret dari daftar DPT. "Selain ke KPU setempat, kami juga laporkan ke Bawaslu RI. Untuk kemudian menjadi bahan memberikan saran kepada KPU RI," katanya.
Lanjut Amir, jumlah itu kemungkinan juga masih akan bertambah lagi. Karena petugas saat ini juga masih melakukan pengecekan di lapangan.
Selain itu pula, khusus di Kabupaten Sleman ada 165 orang yang terindikasi WNA masuk DPT. Jumlah itu didapat oleh petugasnya, setelah melakukan pencermatan DPT ada nama asing yang lahir di luar negeri.
"Petugas kemarin mencoba menganalisis tempat lahir dan nama asing. 165 itu punya potensi, sebagai kehati-hatian ada nama asing yang lahir di luar negeri. Nanti biar KPU koordinasi dengan Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil)," pungkasnya.