JawaPos.com - Ratusan pelajar SMAN 10 Kota Bandung, Jawa Barat, melakukan aksi mogok belajar, Rabu (07/10). Para pelajar berunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan desakan kepada kepala sekolah untuk berdamai dengan dewan guru.
Siswa juga menggambar animasi serta menuliskan beberapa kalimat terkait kondisi di SMAN 10, yang mengharapkan sekolah gratis. Ratna Ningsih salah seoarang siswa kelas (12/4) mengatakan, aksi yang mereka lakukan karena ada konflik antara dewan guru dengan kepala sekolah yang sudah berlangsung lama.
"Aksi ini lantaran keprihatinan kami terhadap kondisi di SMAN 10, karena kami sebagai murid merasa dirugikan dengan adanya kepemimpinan dua kubu di sekolah kami," katanya kepada Bandung Ekspres (Jawa Pos Group).
Ratna berharap, agar siswa/siswi bisa kembali tenang dalam belajar. Karena dengan adanya dua kubu antara kepala sekolah dan guru tersebut, proses belajar mengajar menjadi terganggu. Sehingga dikhawatirkan akan mengakibatkan prestasi siswa baik dalam bidang akademik maupun nonakademik akan mengalami kehancuran.
"Sebenarnya beberapa waktu lalu para guru tersebut sudah sempat berdamai, tapi kenapa perselisihan ini terjadi kembali, Kalau mereka tetap berseteru bagaimana nasib kami," keluh Ratna. (mg.dn/hsn/JPG)