← Beranda

Pak, Mana Raskin Jatah Kami?

Ilham SafutraSenin, 13 Maret 2017 | 10.15 WIB
Ilustrasi

JawaPos.com - Bergantinya proses penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin) dari bentuk beras ke voucher membuat warga di Kota Pekanbaru, Riau bertanya-tanya. Pasalnya para penerima raskin ini sudah tiga bulan belum menerima beras tersebut.


Belum dibagikannya beras itu sangat membuat warga bertanya-tanya. Seperti yang dikeluhkan warga di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru.


Mereka tak kunjung menerima beras raskin. Padahal beras tersebut sangat diperlukan oleh mereka untuk keperluan sehari-hari. Zahar, seorang kepala keluarga mengatakan, semenjak adanya wacana pendistribusian raskin diganti dengan voucher di 2017 ini, dia dan warga lainnya belum menerima raskin tersebut.


"Katanya diganti dengan voucher, tapi kok belum dikasih juga, sampai bulan tiga ini gak turun-turun, kami juga mengandalkan itu untuk keperluan sehari-hari. Pak mana raskin jatah kami," ungkap Zahar seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Senin (13/3).


Dikatakannya, untuk pergantian raskin ke voucher itu hingga kini belum juga disosialisasikan oleh pihak kelurahan kepada masyarakat. "Prosedurnya seperti apa, cara mengambilnya bagaimana, kelurahan tidak pernah memberitahukan itu," ujarnya.


Sementara itu, Lurah Suka Maju, Kecamatan Sail, Mahdawi mengaku tidak mengetahui mengapa raskin tak kunjung turun. Padahal masyarakat di daerahnya sangat memerlukan itu. "Dari Dinas Sosialnya belum masuk, kabarnya di seluruh Indonesia juga belum turun, gak tahu juga alasannya kenapa," jelasnya.


Biasanya, sambung Mahdawi, beras yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin itu turun di Februari. Akan tetapi semenjak berganti dengan voucher, pendistribusian itu langsung ke Dinas Sosial. Karena Dinas Sosial bekerja sama dengan Bulog, dan bank untuk pendistribusiannya.


"Biasanya Februari dan Maret sudah turun, tapi semenjak diganti voucher belum ada lagi informasi sampai sekarang, tapi kalau diganti voucher kita informasikan melalui RT, RW setempat," tukasnya. (*1/iil/JPG)

EDITOR: Ilham Safutra