Aksen garis dengan lipatan ala origami bikin fasad Asil House tampil gagah layaknya markas superhero. Sisi interior mendapat sentuhan kontemporer tropis nan homey.
GARIS-GARIS diagonal yang saling bertemu memberikan bentuk yang tidak umum pada fasad Asil House. Terdapat banyak lipatan dengan LED strip lighting yang mempertegas garis sudutnya sekaligus menonjolkan gaya futuristis.
”Kami berangkat dari dua karakter suami istri yang kontras. Untuk mengakomodasi keduanya, kami buat dua focal point yang bersinggungan, tapi tetap dinamis,” tutur principal designer Konars Design Rega Poetra.
Tidak mudah mewujudkannya. Apalagi, lokasi bangunan berada di lahan downslope. Tanahnya berkontur dari muka jalan menanjak ke atas sekitar 11 meter. Belum lagi harus mengakomodasi keinginan klien dan idealisme arsitek.
Sejak awal Konars Design memang memiliki selera unik dalam desain-desainnya. ”Kebetulan, klien ini seorang fashion designer sehingga open minded mengenai desain seperti ini,” lanjut Rega.
Dalam pengerjaan fasad, Konars menggunakan marking dan sumbu (axis) untuk menentukan sudut-sudut diagonalnya. Sementara titik koordinat sudah tertera lewat aplikasi. ”Segi material banyak menggunakan dinding pengisi yang mengurangi beban struktur,” imbuhnya.
Untuk mencapai area entrance, harus melewati anak-anak tangga. Layout ruangnya muncul dari area publik ke area privat yang sudah dizonasikan dengan taman sebagai center ruangan.
Ruang tamu, ruang makan, dan pantry menggunakan konsep open plan. Terdapat void dengan ceiling tinggi di atasnya. ”Void ini berfungsi untuk meningkatkan sirkulasi udara dan menghubungkan ruang bawah dengan ruang atas,” beber Rega.
Keberadaan void juga menambah kesan elegan dan spacious. Interiornya didesain minimalis dengan material alami yang mewah. Antara ruang tamu dan taman hanya disekat kaca. ”Sirkulasi udara dan cahaya semua diarahkan langsung ke taman tengah sehingga semua ruang mendapat udara alami dan tidak ada area yang gelap,” sambungnya.
Di sisi belakang paling atas, terdapat tempat berkumpul keluarga. Mulai kolam renang, taman, hingga tempat barbeque. Semua ruang privasi seperti kamar tidur terasa seakan berada di lantai atas. (lai/c7/nor)
Baca Juga: Fengsui Rumah dan Shio di Tahun Naga Kayu, Perhatikan Acuan Tiga Keharmonisan dan Enam Konflik
---
Asil House
- Arsitek: Konars Design
- Luas lahan: 450 meter persegi
- Luas bangunan: 700 meter persegi
- Lokasi: Bandung
---
Highlight
•Tone Monokrom
Fasad dengan banyak ’’lipatan’’ dan permainan garis diagonal memberi kesan diferensiasi. Tone warna putih dan abu-abu menghasilkan tampilan monokrom yang menonjolkan gaya futuristis.
•High Ceiling
Ruang tamu dengan ceiling tinggi dan dinding kaca mampu menambah luas ruangan. Memungkinkan semua aktivitas di bawah terpantau dari lantai 2.
•Material Kaca
Kaca yang digunakan pada fasad lantai atas sudah memperhitungkan arah matahari sehingga tidak langsung bersinggungan atau menambah panas.