← Beranda

Seperti WhatsApp, Chat di DM Twitter Bakal Dienkripsi Agar Aman

Edy PramanaJumat, 2 Desember 2022 | 10.06 WIB
Photo
JawaPos.com - Elon Musk terus melakukan perubahan di dalam tubuh Twitter. Sejak mengambil alih, dia bahkan telah menerapkan perubahan drastis pada perusahaan dengan memecat beberapa eksekutif perusahaan dan memberhentikan ribuan karyawan.

Sekarang, eksekutif SpaceX dan Tesla itu sedang merekrut talenta baru dan bekerja keras untuk memperbaiki beberapa aspek Twitter yang kurang bagus. Selain itu, dia telah mempersiapkan peluncuran Twitter Blue yang tidak diketahui dan kontroversial dengan beberapa tag terverifikasi .

Selain itu, Musk juga ingin Pesan Langsung atau Direct Message (DM) Twitter menjadi lebih pintar dan lebih aman. Sejauh ini, DM Twitter ada hanya untuk pesan pribadi dan jauh dari aplikasi perpesanan tingkat lanjut.

Tapi, itu mungkin bakal berubah. Sesuai laporan baru, Musk ingin karyawan Twitter mengerjakan fitur untuk DM. Tujuannya adalah untuk menghadirkan dukungan pesan terenkripsi, video, dan panggilan suara antar akun.

Dengan fitur-fitur ini, DM Twitter diharapkan bakalan menjadi platform perpesanan yang kuat. Dan yang terpenting, ini akan jauh lebih aman dan lebih pribadi.

Sebagaimana diketahui, pesan terenkripsi tersedia di aplikasi perpesanan populer seperti Telegram dan WhatsApp. Sekarang, Musk ingin tim pengembang Twitter menambahkan ini ke DM.

Seperti sudah disinggung di atas, tujuannya adalah untuk memberikan lebih banyak keamanan ke Twitter dan mencegah DM terkena kemungkinan pelanggaran data. DM Twitter sendiri pernah mengalami masalah.

Pada 2018, situs tersebut memperingatkan pengguna bahwa sejumlah DM yang dirahasiakan antara bisnis dan pelanggan telah dapat diakses oleh pihak luar selama satu tahun. Elon Musk ingin memastikan hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.

Sesuai laporan, dilansir via MySmartPrice, Musk berbicara dengan pencipta Signal, Moxie Marlinspike. Tujuannya adalah mendapatkan bantuan untuk mengimplementasikan enkripsi pada DM Twitter. Pencipta Signal sendiri pernah bekerja di Twitter.

Dia pernah mencoba mengenkripsi DM Twitter tetapi ditolak oleh eksekutif perusahaan saat itu. Dia kemudian meninggalkan perusahaan dan menciptakan Signal.

Dimasukkannya Obrolan Suara dan Video juga menarik. Fitur ini tersedia di beberapa aplikasi perpesanan. Tapi DM Twitter tidak ada untuk bersaing dengan aplikasi semacam itu. Dengan fitur-fitur tersebut, DM bahkan dapat berkembang menjadi platform perpesanan di masa mendatang.
EDITOR: Edy Pramana