← Beranda
Bukan Sekadar Hoki! 8 Weton Ini Diprediksi Mampu Bangkit dari Keterpurukan
Irfan FerdiansyahKamis, 20 Agustus 2026 | 04.31 WIB
seseorang yang lepas dari belenggu kemelaratan. (Freepik/romeo22)

JawaPos.com - Dalam budaya Jawa, weton bukan hanya digunakan untuk mengetahui hari kelahiran seseorang. Perhitungan hari dan pasaran tersebut juga menjadi bagian dari tradisi yang digunakan untuk menafsirkan karakter, kecenderungan hidup, hingga keberuntungan seseorang.

Primbon Jawa memiliki beragam penafsiran mengenai weton. Salah satunya adalah weton yang dianggap mempunyai karakter kuat sehingga dipercaya mampu melewati masa sulit dan membangun kehidupan yang lebih sejahtera.

Dalam konteks tersebut, keberhasilan tidak hanya dikaitkan dengan keberuntungan. Kerja keras, keberanian mengambil kesempatan, kemampuan membangun hubungan, serta kecakapan mengatur keuangan juga dianggap memiliki peran penting.

Dilansir dari kanal YouTube Bara Raja Cirebon, berikut delapan weton yang disebut memiliki potensi kuat untuk bangkit dari kesulitan ekonomi menurut penafsiran Primbon Jawa.

Baca Juga: Dari Biasa Jadi Luar Biasa, 3 Weton Ini Diramal Mengalami Perubahan Nasib

1. Senin Legi

Senin Legi dipercaya mempunyai karakter yang mudah beradaptasi dengan keadaan. Ketika menghadapi persoalan, mereka disebut tidak mudah menyerah dan cenderung mencari alternatif untuk keluar dari masalah.

Dalam ramalan weton, pemilik Senin Legi digambarkan memiliki kemampuan melihat kesempatan yang mungkin luput dari perhatian orang lain.

Karena itu, perjalanan ekonominya dipercaya dapat mengalami perubahan ketika mereka berani mencoba sesuatu yang baru. Kegagalan bukan dianggap sebagai akhir, melainkan kesempatan untuk menyusun strategi berikutnya.

Pelajaran finansial: Ketika kondisi belum sesuai harapan, jangan takut memulai kembali dengan strategi yang lebih matang.

2. Rabu Kliwon

Rabu Kliwon sering dikaitkan dengan pembawaan yang berwibawa dan kemampuan membangun kepercayaan.

Dalam kehidupan pekerjaan maupun usaha, karakter tersebut dapat menjadi modal sosial yang penting. Kepercayaan dari orang lain bisa membuka kesempatan untuk bekerja sama, membangun jaringan, atau mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar.

Primbon menggambarkan weton ini sebagai salah satu yang memiliki peluang rezeki kuat apabila mampu menjaga nama baik dan hubungan dengan orang lain.

Pelajaran finansial: Reputasi dan kepercayaan merupakan aset. Menjaganya dapat membuka peluang yang tidak selalu bisa diperoleh hanya dengan modal uang.

3. Jumat Wage

Jumat Wage dalam ramalan sering digambarkan mempunyai aliran rezeki yang cukup baik. Perjalanan hidupnya mungkin tidak selalu mulus, tetapi mereka dipercaya memiliki kemampuan untuk menemukan jalan keluar ketika menghadapi kesulitan.

Karakter yang adaptif membuat mereka dapat memanfaatkan keadaan dan mengubah tantangan menjadi peluang.

Jika kemampuan tersebut dibarengi dengan pengelolaan uang yang baik, peluang untuk meningkatkan kondisi ekonomi pun semakin terbuka.

Pelajaran finansial: Penghasilan sebaiknya tidak hanya digunakan untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga dikelola agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

4. Minggu Pon

Minggu Pon dikenal dalam penafsiran weton sebagai sosok yang berani menghadapi tantangan. Mereka tidak mudah mundur ketika berhadapan dengan situasi yang sulit.

Keberanian mengambil keputusan membuat weton ini dipercaya mampu membuka jalan baru ketika kondisi lama sudah tidak memberikan perkembangan.

Namun, keberanian tetap perlu disertai perhitungan. Mengambil risiko tanpa mempertimbangkan konsekuensi justru dapat membawa masalah baru.

Pelajaran finansial: Keluar dari zona nyaman memang penting, tetapi keputusan besar sebaiknya tetap dibuat berdasarkan pertimbangan yang matang.

5. Selasa Kliwon

Selasa Kliwon digambarkan sebagai pribadi yang pandai membaca keadaan. Mereka disebut mampu mempertimbangkan kapan harus bergerak dan kapan lebih baik menunggu.

Karakter strategis tersebut dipercaya menjadi salah satu kekuatan dalam menghadapi persaingan. Tidak hanya mengandalkan tenaga, mereka juga menggunakan perencanaan untuk mencapai tujuan.

Dalam urusan ekonomi, kemampuan menyusun strategi dapat membantu seseorang menggunakan sumber daya yang terbatas secara lebih efektif.

Pelajaran finansial: Kerja keras akan lebih efektif apabila disertai perencanaan dan evaluasi yang jelas.

6. Kamis Legi

Kamis Legi sering dikaitkan dengan kemampuan beradaptasi dan melakukan perubahan. Dalam ramalan Primbon Jawa, weton ini dipercaya dapat mengalami perubahan kehidupan yang cukup signifikan.

Ketika satu jalan tidak berhasil, mereka digambarkan mampu mencari alternatif lain. Dari sinilah peluang baru dipercaya dapat muncul.

Perubahan kondisi ekonomi tidak selalu berlangsung dalam semalam. Konsistensi memperbaiki kebiasaan dan keberanian meninggalkan pola lama dapat menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik.

Pelajaran finansial: Jangan takut mengevaluasi kebiasaan lama apabila sudah tidak lagi membantu mencapai tujuan.

7. Sabtu Pahing

Sabtu Pahing disebut sebagai weton yang memiliki kemampuan membangun hubungan dengan lingkungan sekitar. Dukungan yang diperoleh dapat berupa jaringan, kepercayaan, kerja sama, maupun kesempatan.

Dalam kehidupan nyata, relasi memang dapat menjadi modal penting untuk membuka pintu pekerjaan dan bisnis.

Namun, hubungan yang baik perlu dibangun dengan sikap saling menghargai, bukan hanya karena mengharapkan keuntungan.

Pelajaran finansial: Bangun jaringan yang sehat dan jangan ragu membantu orang lain selama tetap berada dalam batas kemampuan.

8. Senin Pon

Senin Pon digambarkan sebagai pribadi yang memiliki semangat juang tinggi dan cukup cekatan dalam melihat kesempatan.

Dalam ramalan, weton ini disebut dapat mengalami peningkatan kehidupan ketika berhasil menemukan peluang yang sesuai dengan kemampuan mereka.

Fokus menjadi salah satu hal penting. Daripada mengejar terlalu banyak hal sekaligus, menentukan prioritas dan mengembangkan satu bidang secara serius dapat memberikan hasil yang lebih terarah.

Pelajaran finansial: Temukan peluang yang realistis, lalu kembangkan secara konsisten sebelum berpindah ke peluang lainnya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho