← Beranda
Sudah Garisan Takdir, 6 Bulan Kelahiran Ini Sering Beruntung dan Sukses
Rabbany WanadrianiSenin, 15 Juni 2026 | 16.35 WIB
ilustrasi orang yang beruntung. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Dalam pandangan astrologi, keberhasilan, peluang, dan berbagai momen positif dalam kehidupan tidak hanya dipengaruhi oleh usaha, waktu, serta keputusan yang diambil seseorang.

Namun, sejumlah astrolog meyakini bahwa bulan kelahiran juga memiliki peran dalam membentuk alur keberuntungan yang datang dalam hidup seseorang.

Bulan kelahiran dipercaya berkaitan dengan kemudahan seseorang dalam menarik peluang baru, membangun hubungan yang harmonis, hingga memperoleh kesempatan untuk memulai kembali setelah menghadapi berbagai tantangan.

Mengutip Horoscope, berikut enam bulan kelahiran yang sering dianggap memiliki tingkat keberuntungan lebih tinggi dibandingkan yang lainnya.

Baca Juga: 4 Bulan Kelahiran yang Mampu Mengubah Rasa Sakit Menjadi Kekuatan dan Kebijaksanaan Tak Tertandingi

1. Maret

Orang yang lahir di bulan Maret sangat dipengaruhi oleh keberanian dan insting.

Mereka bak memiliki perlindungan ilahi. Empati, inovasi, dan kecerdasan emosional mereka menginspirasi niat baik orang lain.

Bahkan rintangan pun membantu mengarahkan mereka menuju hasil yang lebih diinginkan.

Mereka yang lahir pada bulan Maret terkadang beruntung karena secara agresif dan cepat mengubah peluang menjadi prestasi.

Keberuntungan terbesar mereka ternyata adalah keberanian, yang menghasilkan penemuan-penemuan tak terduga.

2. Mei

Astrologi sering menganggap Mei sebagai salah satu bulan kelahiran yang paling diberkati.

Alih-alih mengalami pasang surut yang dramatis, mereka terkadang menikmati ekspansi keuangan yang konsisten, kehidupan percintaan yang baik, dan pencapaian yang berkelanjutan. 

Karakter pragmatis memungkinkan mereka untuk mempertahankan keberuntungan.

Kehidupan mereka biasanya lebih cepat stabil dan terus berkembang seiring waktu, meskipun tidak selalu mencapai kesuksesan dalam semalam.

Bulan Mei membawa keberuntungan karena stabilitas jangka panjang, kecerdasan finansial, dan kelimpahan alam.

3. Juni

Mereka yang lahir di bulan Juni diasosiasikan dengan fleksibilitas, emosi, dan komunikasi.

Kecerdasan, kemampuan membangun jaringan, dan pikiran yang cepat memungkinkan mereka untuk meraih peluang tepat waktu, tawaran pekerjaan, dan kontak penting. 

Sering kali, keberuntungan mereka datang melalui orang lain.

Dipandu oleh suara batin, mereka biasanya membuat pilihan yang tepat dalam situasi kritis.

Hubungan harmonis, insting yang tajam, dan waktu yang tepat secara emosional menjelaskan keberuntungan di bulan Juni.

4. Agustus

Bulan Agustus dikaitkan dengan energi, kepercayaan diri, dan pengakuan. Mereka memiliki pesona bawaan yang menarik perhatian, posisi kepemimpinan, dan pengakuan publik. 

Terutama di kemudian hari, kepercayaan diri dan harapan mereka mendatangkan kesuksesan, ketenaran, atau keuntungan finansial.

Menurut astrologi, orang yang lahir di bulan Agustus beruntung karena mereka percaya pada keberuntungan sendiri dan kepercayaan itu membentuk realitas.

Mengapa bulan Agustus membawa keberuntungan sebab visibilitas, energi kepemimpinan, dan karisma bawannya.

5. Oktober

Orang yang lahir di bulan Oktober dikaitkan dengan keseimbangan, diplomasi, dan pesona.

Kemitraan, pernikahan, atau aliansi strategis sering membantu mereka. Sifat adil menuntut kekayaan karma.

Meskipun hidupnya mungkin mencakup perubahan ekstrem, setelah setiap rintangan mereka muncul lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih kaya.

Bulan Oktober membawa keberuntungan karena keseimbangan karma, hubungan strategis, dan kekuatan emosional.

6. Desember

Orang yang lahir di bulan Desember dianggap membawa keberuntungan.

Mereka berkembang melalui perjalanan, pengetahuan, dan peluang yang berani.

Dengan kesuksesan yang mencapai puncaknya setelah usia 30-an atau 40-an, kedisiplinan, kesabaran, dan ketekunan mereka membuahkan hasil yang datang terlambat namun bertahan lama.

Bulan Desember membawa keberuntungan karena berkah dan kesuksesan jangka panjang.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho