JawaPos.com - Uber Japan menggandeng Kota Fujiyoshida, Yamanashi, Jepang, untuk mengatasi masalah overtourism atau pariwisata berlebihan di kawasan kaki Gunung Fuji. Kerja sama ini ditujukan untuk menangani berbagai persoalan akibat lonjakan wisatawan, termasuk kemacetan, sampah, dan parkir ilegal.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pada Jumat (4/9). Dilansir dari Kyodo, Sabtu (5/9), Uber Japan menyebut kesepakatan dengan Fujiyoshida merupakan kemitraan pertama perusahaan dengan pemerintah daerah di Jepang dalam upaya menangani persoalan overtourism.
Melalui kerja sama tersebut, Uber akan menyediakan titik penjemputan kendaraan yang lokasinya dijauhkan dari area yang mengalami kepadatan. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di sekitar destinasi wisata populer.
Uber juga akan memanfaatkan iklan pada aplikasi Uber Taxi untuk meningkatkan kesadaran wisatawan mengenai aturan dan kebiasaan setempat, termasuk etika selama melakukan perjalanan.
“Kami ingin menyeimbangkan pertumbuhan pariwisata dengan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Saya berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi destinasi wisata di seluruh negeri,” kata General Manager Uber Japan Shiro Yamanaka dalam acara penandatanganan.
Fujiyoshida merupakan salah satu kota di Yamanashi yang berada di kaki Gunung Fuji. Kota tersebut menghadapi persoalan yang semakin besar seiring meningkatnya jumlah wisatawan, terutama di sekitar sejumlah lokasi wisata populer.
Selain kemacetan lalu lintas, lonjakan wisatawan juga memicu masalah sampah dan parkir ilegal. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk menjaga aktivitas pariwisata tetap berjalan tanpa mengganggu kehidupan masyarakat setempat.
“Karena kami memiliki begitu banyak wisatawan asing, sangat melegakan mengetahui bahwa Uber akan membantu kami dengan memanfaatkan keahlian mereka dalam bisnis internasional,” kata Wali Kota Fujiyoshida Shigeru Horiuchi.
Kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu pendekatan baru untuk mengelola pertumbuhan pariwisata di kawasan Gunung Fuji, sekaligus menjaga kenyamanan warga dan wisatawan.