JawaPos.com - Bagi kamu yang berencana bepergian dari Ambon ke Namlea, ada beberapa pilihan kapal yang bisa dipertimbangkan pada akhir Agustus hingga September 2026.
Jadwal terdekat tersedia pada 28 Agustus menggunakan KM Sangiang, disusul KM Nggapulu pada 3 September. Harga tiket kapal Ambon-Namlea sekitar Rp 111 ribu, dengan waktu tempuh kurang lebih 10 jam.
Rute ini menjadi salah satu pilihan perjalanan laut untuk menuju Namlea, ibu kota Kabupaten Buru, Maluku. Selain menawarkan biaya perjalanan yang relatif terjangkau, perjalanan menggunakan kapal juga memberi kesempatan menikmati bentang perairan Maluku selama pelayaran.
Jadwal Kapal Ambon-Namlea Agustus-September 2026
Baca Juga: 7 Pilihan Transportasi Jakarta-Bogor, dari KRL hingga Bus yang Bisa Kamu Pilih
Jika kamu sedang mencari jadwal kapal Ambon-Namlea, berikut lima keberangkatan yang tersedia dalam periode akhir Agustus hingga September:
KM Sangiang – 28 Agustus 2026
Ini menjadi salah satu jadwal terdekat bagi penumpang yang ingin berangkat dari Ambon menuju Namlea.
KM Nggapulu – 3 September 2026
Setelah keberangkatan KM Sangiang, pilihan berikutnya tersedia melalui KM Nggapulu pada awal September.
KM Sangiang – 11 September 2026
Kapal yang sama kembali melayani perjalanan Ambon-Namlea pada pertengahan September.
KM Nggapulu – 17 September 2026
Penumpang yang belum sempat berangkat pada jadwal sebelumnya dapat mempertimbangkan keberangkatan ini.
KM Sangiang – 25 September 2026
Jadwal berikutnya tersedia pada akhir September menggunakan KM Sangiang.
Jadwal kapal dapat berubah sesuai kondisi operasional dan pelayaran. Karena itu, calon penumpang sebaiknya memastikan kembali jadwal keberangkatan sebelum membeli tiket atau berangkat ke pelabuhan.
Baca Juga: Robot Humanoid Tiangong Ultra Tembus 9,39 Detik, Pecahkan Rekor Usain Bolt
Harga Tiket Kapal Ambon-Namlea
Harga tiket kapal Ambon-Namlea berada di kisaran Rp 111 ribu. Tarif tersebut membuat perjalanan laut menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin bepergian dari Ambon menuju Pulau Buru dengan biaya relatif terjangkau.
Sebelum membeli tiket, pastikan kembali tarif yang berlaku karena harga dapat berbeda bergantung pada jenis kapal, kelas atau layanan yang digunakan, serta kebijakan operator.
Berapa Lama Perjalanan Ambon-Namlea?
Perjalanan dari Ambon menuju Namlea menggunakan kapal PELNI membutuhkan waktu sekitar 10 jam.
Durasi tersebut membuat perjalanan ini cukup panjang sehingga penumpang sebaiknya mempersiapkan kebutuhan selama berada di kapal. Air minum, makanan ringan, obat-obatan pribadi, jaket, serta hiburan sederhana dapat membantu perjalanan terasa lebih nyaman.
Meski membutuhkan waktu berjam-jam, perjalanan laut juga menawarkan pengalaman berbeda. Penumpang dapat menikmati pemandangan perairan Maluku sekaligus merasakan perjalanan menuju Pulau Buru.
Dari Pelabuhan Mana Kapal Ambon-Namlea Berangkat?
Baca Juga: Cetak Brace untuk Barcelona Kalahkan Elche, Raphinha Adaptasi Main Sebagai Penyerang
Untuk perjalanan laut dari Ambon, titik keberangkatan bergantung pada jenis kapal yang digunakan.
Kapal feri atau KMP umumnya berangkat dari Pelabuhan Galala, sedangkan kapal PELNI atau kapal laut berukuran lebih besar dapat menggunakan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Sementara itu, kapal yang melayani perjalanan menuju Namlea akan tiba di Pelabuhan Laut Namlea, Kabupaten Buru.
Karena lokasi keberangkatan bisa berbeda, calon penumpang perlu memeriksa informasi pada tiket agar tidak salah menuju pelabuhan.
Sebagai gambaran juga, secara umum, perjalanan Ambon-Namlea melintasi perairan Teluk Ambon dan Laut Banda sebelum mencapai kawasan Pulau Buru.
Rute tersebut sekaligus membuat kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan. Perairan Maluku, terutama kawasan Laut Banda dan sekitar Pulau Buru, dapat mengalami perubahan kondisi gelombang yang memengaruhi waktu pelayaran.
Karena itu, keberangkatan kapal tidak selalu berjalan sesuai jadwal yang tercantum. Gelombang tinggi maupun cuaca buruk dapat menyebabkan keterlambatan atau penyesuaian perjalanan.
Buat informasi, Namlea bukan hanya nama sebuah kecamatan, tetapi juga merupakan ibu kota Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Kota ini menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di Pulau Buru sekaligus pintu masuk bagi wisatawan maupun pelancong yang ingin menjelajahi wilayah tersebut.
Bagi kamu yang hendak melanjutkan perjalanan setelah tiba di Namlea, sebaiknya mengatur waktu dengan mempertimbangkan kemungkinan keterlambatan kapal. Memberikan jeda waktu antara jadwal kedatangan kapal dan agenda berikutnya akan membuat perjalanan lebih aman dan tidak terburu-buru.