← Beranda
7 Perbedaan KA Wijayakusuma dan KA Mutiara Timur, Mana yang Paling Nyaman untuk Perjalanan Banyuwangi-Surabaya?
Rian AlfiantoKamis, 4 Juni 2026 | 18.28 WIB
KAI Daop 8 Surabaya minta maaf banjir di Demak - Grobogan menyebabkan 4 perjalanan kereta terganggu. (Dokumentasi KAI Daop 8 Surabaya)

JawaPos.com - Kalau kamu berencana bepergian dari Banyuwangi ke Surabaya naik kereta api, KA Wijayakusuma dan KA Mutiara Timur jadi dua pilihan favorit yang paling sering digunakan penumpang.

Meski sama-sama melayani rute Ketapang–Surabaya, keduanya punya banyak perbedaan mulai dari jadwal perjalanan, kenyamanan kursi, fasilitas kereta, hingga harga tiket.

Mengetahui perbedaan KA Wijayakusuma dan KA Mutiara Timur penting supaya kamu bisa memilih perjalanan yang paling sesuai kebutuhan.

Apakah ingin berangkat siang sambil menikmati pemandangan, mencari perjalanan malam yang praktis, atau mencoba sensasi naik gerbong Panoramic.

Berikut tujuh perbedaan utama KA Wijayakusuma dan KA Mutiara Timur yang wajib kamu tahu sebelum membeli tiket.

1. Rute Perjalanan dan Stasiun Akhir Berbeda

Perbedaan paling mencolok ada pada rute perjalanan masing-masing kereta. 

KA Wijayakusuma memiliki perjalanan lebih panjang dari Ketapang, Banyuwangi hingga Cilacap, Jawa Tengah. Kereta ini melewati Surabaya Gubeng sebelum melanjutkan perjalanan ke arah barat Pulau Jawa.

Sementara KA Mutiara Timur lebih fokus melayani wilayah Jawa Timur dengan rute dari Ketapang menuju Surabaya Pasarturi atau Surabaya Gubeng.

Kalau kamu ingin melanjutkan perjalanan hingga Jawa Tengah tanpa perlu transit tambahan, KA Wijayakusuma bisa jadi pilihan lebih praktis.

2. Jadwal Keberangkatan Siang dan Malam

Waktu keberangkatan kedua kereta juga berbeda cukup signifikan.
KA Wijayakusuma biasanya berangkat dari Stasiun Ketapang sekitar pukul 11.00 WIB dan tiba di Surabaya pada sore hari.

Jadwal ini cocok buat kamu yang ingin menikmati perjalanan siang sambil melihat pemandangan sepanjang jalur kereta.

Sebaliknya, KA Mutiara Timur identik dengan perjalanan malam. Kereta ini umumnya berangkat sekitar pukul 22.00 WIB dari Ketapang dan tiba di Surabaya saat dini hari atau pagi hari.

Pilihan ini cocok untuk kamu yang ingin menghemat waktu karena bisa beristirahat selama perjalanan.

3. Pilihan Kelas Kereta Sama-sama Lengkap

KA Wijayakusuma maupun KA Mutiara Timur sama-sama menyediakan kelas Eksekutif dan Ekonomi.

Namun, KA Mutiara Timur punya daya tarik tambahan karena pada momen tertentu seperti musim liburan sering dirangkaikan dengan gerbong premium khusus.

Sementara itu, KA Wijayakusuma lebih konsisten menggunakan rangkaian standar jarak jauh dengan kombinasi kelas Eksekutif dan Ekonomi.

4. KA Mutiara Timur Punya Gerbong Panoramic

Salah satu pembeda paling menarik adalah keberadaan gerbong Panoramic.

KA Mutiara Timur cukup sering menghadirkan gerbong Panoramic yang memungkinkan kamu menikmati pemandangan lebih luas melalui kaca besar di sisi dan atap kereta.

Fasilitas ini jadi favorit wisatawan karena jalur Banyuwangi–Surabaya terkenal memiliki panorama alam yang indah, mulai dari area pegunungan hingga pesisir.

Sementara KA Wijayakusuma masih menggunakan gerbong Eksekutif standar seperti New Image atau Stainless Steel dengan fasilitas reclining seat reguler.

5. Kenyamanan Kursi Berbeda

Perbedaan lainnya terletak pada model kursi penumpang. Pada kelas ekonomi KA Wijayakusuma, formasi kursinya masih menggunakan model saling berhadapan dengan kapasitas sekitar 80 kursi per gerbong.

Walau sudah dilengkapi AC dan fasilitas dasar perjalanan jarak jauh, model kursi ini dianggap kurang nyaman bagi sebagian penumpang untuk perjalanan panjang.

Sedangkan KA Mutiara Timur pada kelas tertentu sudah memakai kursi ekonomi premium dengan arah kursi yang bisa disesuaikan searah laju kereta. Model reclining seat seperti ini membuat perjalanan terasa lebih nyaman, terutama saat perjalanan malam.

6. Fasilitas Tambahan untuk Penumpang

KA Mutiara Timur juga unggul dalam layanan tambahan di beberapa stasiun pemberhentian.

Misalnya di Stasiun Wonokromo, penumpang bisa memanfaatkan fasilitas tambahan seperti lounge dan layanan transportasi lanjutan hasil kerja sama dengan mitra tertentu.

Sementara KA Wijayakusuma lebih berfokus pada layanan standar kereta jarak jauh yang tetap memadai untuk kebutuhan perjalanan reguler.

7. Harga Tiket KA Wijayakusuma dan Mutiara Timur

Dari sisi harga, kedua kereta menawarkan tarif yang cukup beragam tergantung kelas dan subkelas.

KA Wijayakusuma:

  • Ekonomi mulai sekitar Rp 240.000
  • Eksekutif sekitar Rp 360.000

KA Mutiara Timur:

  • Ekonomi mulai Rp 210.000
  • Eksekutif mulai Rp 290.000

Namun perlu dicatat, harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu tergantung tanggal keberangkatan, musim liburan, dan ketersediaan kursi.

Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

Kalau kamu ingin perjalanan siang dengan rute panjang hingga Jawa Tengah, KA Wijayakusuma bisa jadi pilihan ideal.

Namun jika mencari perjalanan malam yang praktis dengan fasilitas lebih modern dan kesempatan menikmati gerbong Panoramic, KA Mutiara Timur layak dipertimbangkan.

Karena masing-masing punya keunggulan berbeda, pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan perjalanan, kenyamanan, dan budget yang kamu siapkan.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra