JawaPos.com - Bagi kamu yang berencana naik kereta api dari Jakarta menuju Malang, dua nama yang paling sering muncul adalah KA Brantas dan KA Matarmaja. Keduanya sama-sama melayani perjalanan kelas ekonomi jarak jauh dari Stasiun Pasar Senen, tetapi punya banyak perbedaan penting mulai dari harga tiket, rute perjalanan, hingga kondisi gerbong.
Pertanyaan yang paling sering muncul biasanya sederhana: lebih nyaman mana, lebih cepat mana, dan mana yang paling cocok untuk budget traveler?
Nah, sebelum membeli tiket, berikut 9 perbedaan KA Brantas dan KA Matarmaja yang wajib kamu tahu agar perjalanan menuju Malang jadi lebih nyaman dan sesuai kebutuhan.
1. Tujuan Akhir Perjalanan Berbeda
Perbedaan paling mencolok ada pada tujuan akhirnya. KA Matarmaja melayani perjalanan langsung dari Jakarta menuju Malang. Kereta ini berhenti di Stasiun Malang Kota Baru dan Malang Kota Lama sehingga praktis untuk penumpang yang ingin langsung tiba di Kota Malang tanpa transit.
Sementara itu, KA Brantas sebenarnya hanya berakhir di Stasiun Blitar. Jadi, jika ingin melanjutkan perjalanan ke Malang, penumpang harus menyambung menggunakan KA lokal seperti KA Dhoho atau Penataran.
Bagi traveler yang ingin perjalanan simpel tanpa pindah kereta, KA Matarmaja tentu lebih unggul.
2. Rute Perjalanan yang Dilalui Tidak Sama
KA Brantas dan KA Matarmaja juga melewati jalur berbeda. KA Brantas menggunakan jalur selatan dan tengah Pulau Jawa melalui Cirebon, Purwokerto, Kutoarjo, Solo Jebres, Madiun, Kediri, hingga Blitar.
Sedangkan KA Matarmaja melewati jalur utara lewat Cirebon, Tegal, Semarang Poncol, Gundih, Solo Jebres, Madiun, Kertosono, Kediri, lalu menuju Malang.
Bagi pecinta perjalanan kereta dengan pemandangan pegunungan dan jalur selatan Jawa yang terkenal indah, KA Brantas bisa menjadi pilihan menarik.
3. Jadwal Keberangkatan Berbeda
Meski sama-sama berangkat dari Stasiun Pasar Senen, waktu keberangkatannya berbeda. KA Brantas biasanya berangkat lebih awal pada sore hari sekitar pukul 13.30 WIB dan tiba keesokan paginya.
Sementara KA Matarmaja berangkat menjelang malam sekitar pukul 15.00 WIB dan juga tiba di Malang pada pagi hari berikutnya.
Perbedaan jadwal ini cukup penting untuk menyesuaikan agenda perjalanan atau waktu check-in penginapan.
4. Harga Tiket KA Brantas Lebih Murah
Untuk urusan harga, KA Brantas cenderung lebih ramah di kantong. Tarif KA Brantas kelas ekonomi AC biasanya dibanderol mulai Rp 84.000 hingga sekitar Rp 200.000 tergantung subclass tiket yang tersedia serta promo yang disediakan oleh KAI.
Sedangkan tiket KA Matarmaja berada di kisaran Rp 270.000 hingga Rp 350.000, terutama saat akhir pekan atau musim liburan. Jika prioritas utama adalah hemat biaya perjalanan, KA Brantas jelas lebih ekonomis.
5. Kondisi Gerbong KA Brantas Lebih Modern
KA Brantas kini sudah banyak menggunakan gerbong New Generation yang lebih nyaman dibanding kereta ekonomi lama.
Gerbong ini memiliki kapasitas sekitar 72 kursi dengan model reclining seat serta posisi duduk searah laju kereta sehingga lebih nyaman untuk perjalanan jauh.
Sementara KA Matarmaja memang mulai memakai rangkaian modifikasi dan New Generation, tetapi masih ada beberapa perjalanan yang menggunakan konfigurasi kursi lama.
Inilah yang membuat pengalaman naik KA Matarmaja bisa berbeda tergantung rangkaian yang digunakan saat hari keberangkatan.
6. Formasi Kursi Keduanya Tidak Sama
KA Brantas menggunakan konfigurasi kursi 2-2 dengan posisi tidak saling berhadapan.
Konsep ini membuat ruang kaki terasa lebih lega dan nyaman untuk perjalanan belasan jam.
Sedangkan pada beberapa rangkaian KA Matarmaja, masih ditemukan formasi kursi 3-2 yang saling berhadapan seperti kereta ekonomi generasi lama.
Bagi penumpang bertubuh tinggi atau yang ingin tidur lebih nyaman, perbedaan ini cukup terasa.
7. Waktu Tempuh KA Matarmaja Sedikit Lebih Lama
Meski sama-sama menuju Jawa Timur, durasi perjalanan kedua kereta ini berbeda.
KA Brantas memiliki waktu tempuh sekitar 13 hingga 14 jam.
Sedangkan KA Matarmaja membutuhkan waktu sekitar 14 hingga 16 jam tergantung kondisi operasional dan kepadatan jalur.
Selisih beberapa jam ini bisa cukup berpengaruh bagi penumpang yang mengejar jadwal tertentu.
8. Fasilitas Dalam Kereta Tidak Sepenuhnya Sama
KA Brantas menawarkan fasilitas yang relatif lebih lengkap untuk kelas ekonomi.
Beberapa rangkaian sudah dilengkapi televisi di dinding kereta serta stopkontak di setiap deret kursi.
Sementara di KA Matarmaja, fasilitas pengisian daya umumnya masih tersedia di area lorong atau dinding gerbong.
Karena itu, penumpang disarankan tetap membawa power bank saat perjalanan jauh.
9. Pilihan Kelas Layanan Berbeda
KA Brantas menyediakan dua pilihan kelas, yaitu Ekonomi AC dan Eksekutif.
Artinya, penumpang punya lebih banyak opsi menyesuaikan kenyamanan dan budget perjalanan.
Sedangkan KA Matarmaja fokus melayani kelas Ekonomi AC saja. Bagi traveler yang ingin upgrade kenyamanan tanpa berganti kereta, KA Brantas punya keunggulan tambahan.
Jadi Pilih KA Brantas atau KA Matarmaja?
Jika kamu mencari tiket murah dengan gerbong yang relatif lebih modern, KA Brantas bisa menjadi pilihan menarik meski harus transit lagi menuju Malang.
Namun jika ingin perjalanan langsung tanpa repot pindah kereta, KA Matarmaja tetap jadi opsi favorit meski harga tiketnya lebih mahal dan waktu tempuhnya sedikit lebih lama.
Pilihan terbaik tentu bergantung pada prioritas perjalananmu, apakah lebih mengutamakan budget, kenyamanan, atau kepraktisan.