JawaPos.com - Bagi calon penumpang yang ingin bepergian dari Jakarta ke Solo menggunakan kereta api, dua nama yang paling sering dibandingkan adalah KA Jaka Tingkir dan KA Fajar Utama Solo. Keduanya sama-sama melayani rute Jakarta-Solo, namun menawarkan pengalaman perjalanan yang cukup berbeda.
Perbedaan paling mencolok terletak pada kelas layanan, kenyamanan kursi, harga tiket, hingga jam keberangkatan. Karena itu, penting bagi penumpang untuk mengetahui karakter masing-masing kereta sebelum membeli tiket.
Jika mengutamakan harga ekonomis dengan fasilitas modern, KA Jaka Tingkir bisa menjadi pilihan menarik. Namun bagi penumpang yang ingin perjalanan lebih cepat dengan opsi kelas eksekutif, KA Fajar Utama Solo layak dipertimbangkan.
Berikut 9 perbedaan utama KA Jaka Tingkir dan KA Fajar Utama Solo untuk rute Jakarta-Solo.
1. Jenis Kelas dan Tipe Gerbong
KA Jaka Tingkir sepenuhnya menggunakan rangkaian Ekonomi New Generation. Kursinya sudah memakai model captain seat dengan konfigurasi 2+2 yang menghadap searah laju kereta sehingga lebih nyaman selama perjalanan jauh.
Sementara itu, KA Fajar Utama Solo merupakan kereta campuran yang menyediakan kelas Eksekutif dan Ekonomi Premium. Pada beberapa gerbong ekonomi premium, posisi kursi masih saling berhadapan.
2. Harga Tiket KA Jaka Tingkir Lebih Murah
Dari sisi tarif, KA Jaka Tingkir cenderung lebih ramah di kantong. Harga tiketnya berkisar Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribuan tergantung subkelas dan periode pemesanan.
Sedangkan KA Fajar Utama Solo dibanderol lebih tinggi. Untuk kelas ekonomi tarifnya mulai Rp 400 ribuan, sementara kelas eksekutif bisa mencapai Rp 500 ribuan.
Bagi traveler yang ingin menekan biaya perjalanan Jakarta-Solo, KA Jaka Tingkir biasanya menjadi opsi favorit.
3. Jadwal Keberangkatan Pagi dan Malam Berbeda
Perbedaan lain yang cukup penting adalah jadwal keberangkatan. KA Fajar Utama Solo dikenal sebagai kereta pagi dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 05.40 WIB dan tiba di Solo pada siang hari sekitar pukul 12.33 WIB.
Sementara KA Jaka Tingkir lebih identik dengan perjalanan siang atau malam. Dari Pasar Senen, kereta ini biasanya berangkat menjelang siang.
Pilihan jadwal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan penumpang, apakah ingin tiba lebih cepat di Solo atau memilih perjalanan santai pada malam hari.
4. Relasi dan Stasiun Tujuan Sedikit Berbeda
KA Jaka Tingkir melayani relasi Pasar Senen-Purwosari maupun Solo Balapan. Sementara KA Fajar Utama Solo beroperasi pada relasi Pasar Senen-Solo Balapan.
Bagi penumpang yang memiliki tujuan akhir di area Purwosari, KA Jaka Tingkir bisa menjadi pilihan lebih praktis.
5. Kenyamanan Kursi dan Leg Room
KA Jaka Tingkir menawarkan fasilitas ekonomi modern dengan sandaran kepala, reclining seat, serta ruang kaki yang lebih lega dibanding ekonomi generasi lama.
Di sisi lain, KA Fajar Utama Solo memberikan dua pengalaman berbeda.
Pada kelas ekonomi premium, kursi masih standar ekonomi namun sudah dapat direbahkan. Sedangkan kelas eksekutif menawarkan kursi lebih lebar dengan kenyamanan yang jauh lebih maksimal.
6. Fasilitas Toilet dan Musala
KA Jaka Tingkir sudah dilengkapi toilet modern dengan lantai anti-basah serta fasilitas foot washer untuk wudu.
Sementara KA Fajar Utama Solo juga memiliki toilet ramah lingkungan dan fasilitas musala yang lebih memadai di dalam rangkaian kereta.
Fasilitas ini menjadi nilai tambah bagi penumpang yang menempuh perjalanan jarak jauh selama berjam-jam.
7. Sistem Hiburan di Dalam Kereta
Untuk hiburan selama perjalanan, KA Jaka Tingkir menyediakan dua layar TV di setiap gerbong.
Adapun KA Fajar Utama Solo memiliki fasilitas berbeda tergantung kelas. Pada kelas eksekutif, beberapa kursi sudah dilengkapi Audio Video on Demand (AVOD), sedangkan kelas ekonomi menggunakan layar TV sentral.
8. Pintu Gerbong Lebih Modern dan Kedap Suara
KA Jaka Tingkir telah memakai pintu otomatis yang lebih praktis dan membantu meredam suara dari luar.
Sementara KA Fajar Utama Solo menggunakan pintu elektrik otomatis dengan desain bordes yang lebih kedap suara sehingga suasana perjalanan terasa lebih tenang.
9. Durasi Perjalanan KA Fajar Utama Solo Lebih Cepat
Dari sisi waktu tempuh, KA Fajar Utama Solo relatif lebih unggul karena hanya membutuhkan sekitar 6,5 hingga 7 jam perjalanan Jakarta-Solo. Sedangkan KA Jaka Tingkir memerlukan waktu sekitar 8 hingga 8,5 jam perjalanan.
Meski demikian, banyak penumpang tetap memilih KA Jaka Tingkir karena kombinasi harga tiket yang lebih terjangkau dan fasilitas ekonomi modern yang nyaman.
Mana yang Lebih Cocok Dipilih?
Jika mencari kereta dengan tarif lebih ekonomis namun fasilitas sudah modern, KA Jaka Tingkir menjadi pilihan menarik untuk perjalanan Jakarta-Solo.
Namun bila mengutamakan waktu tempuh lebih cepat dan ingin opsi kelas eksekutif, KA Fajar Utama Solo bisa memberikan pengalaman perjalanan yang lebih premium.
Nama Penulis: RIAN ALFIANTO - rian.alfianto@jawapos.com
Rubrik/Kanal: Wisata