JawaPos.com – Mojokerto adalah kota yang menyimpan kekayaan wisata religi yang luar biasa dan selalu ramai dikunjungi sepanjang tahun.
Jejak peradaban Islam di era Majapahit hingga keberadaan vihara bersejarah menjadikan kota ini tujuan liburan yang sarat nilai spiritual dan sejarah.
Setiap destinasi menghadirkan cerita dan keunikannya masing-masing, dari makam ulama penyebar Islam hingga masjid tertua dengan arsitektur perpaduan Majapahit dan Timur Tengah.
Dilansir dari laman Bobobox dan Disparpora Mojokerto pada Sabtu (23/5), berikut empat rekomendasi wisata religi yang ramai buat liburan di Mojokerto.
1. Makam Troloyo dan Kuburan Pitu
Makam Troloyo atau Makam Syekh Jumadil Kubro berada di Jalan Syech Jumadil Kubro No.10, Kedaton, Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, dan berdiri di atas lahan seluas 14.164 meter persegi.
Syekh Jumadil Kubro adalah ulama asal Samarkand, Uzbekistan, yang lahir sekitar 1349 Masehi sebagai keturunan Rasulullah SAW generasi kedelapan, datang ke Jawa pada 1399 untuk berdakwah, dan wafat pada usia 116 tahun pada 1465.
Dalam kompleks yang sama terdapat Kuburan Pitu, makam Islam tertua di kawasan Majapahit yang dibuktikan dengan nisan berangka tahun 1298 Saka (1376 M) bertuliskan bahasa Arab dan berukiran Surya Majapahit, menjadi bukti toleransi beragama sejak era Hayam Wuruk berkuasa.
Tiket masuk dikenakan Rp5.000 per orang dengan biaya parkir Rp3.000 untuk sepeda motor, dan kompleks ini paling ramai dikunjungi setiap malam Jumat Legi oleh peziarah dari berbagai daerah.
2. Makam Panjang
Makam Panjang berlokasi di Dusun Unggah-unggahan, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, dan memiliki keunikan berupa petilasan berukuran 5x2 meter di bawah naungan pohon beringin raksasa di dalam sebuah pendopo.
Di lokasi ini terdapat prasasti batu nisan bertuliskan bahasa Jawa kuno berbunyi "Pangadegning Bodii 1203" yang berarti penanaman pohon beringin pada 1203 Saka, jauh sebelum Majapahit berdiri.
Menurut juru kunci setempat, tempat ini bukan makam manusia melainkan petilasan Mbah Dono Puro yang diyakini sebagai pusat Pulau Jawa dan leluhur orang Jawa.
Dua puluh meter ke arah barat terdapat mata air Sumber Towo yang tidak pernah kering, dan pengunjung dari berbagai agama boleh datang untuk menghormati leluhur atau melakukan ritual setelah menyucikan diri di sumber tersebut.
3. Masjid Agung Al Fattah
Masjid Agung Al Fattah adalah masjid tertua di kota ini yang berdiri sejak 1877 pada masa kolonial Belanda di era pemerintahan Kromodjojo Adinegoro II, berlokasi megah di depan Alun-Alun Kota, Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon.
Bangunannya merupakan perpaduan unik antara budaya Islam Timur Tengah dan Majapahit, di mana empat tiang penyangga berukiran pewayangan warisan Majapahit tetap dipertahankan meski masjid mengalami pemugaran pada 2020.
Kubah, menara, serambi, dan bagian dalam masjid hasil pemugaran terinspirasi dari gaya Masjid Nawabi di Madinah, Arab Saudi, dengan hiasan kalimat Muhammad Rasulullah dalam bahasa Arab di setiap bagiannya.
Masjid yang memiliki atap teras dari pelat kuningan berwarna emas ini mampu menampung hingga 5.500 jemaah sekaligus dalam satu waktu.
4. Maha Vihara Majapahit
Maha Vihara Majapahit berlokasi di Siti Inggil, Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, berdiri di lahan seluas 20.000 meter persegi yang pembangunannya dimulai sejak 1987 oleh Bante Viriyanadi Mahathera dan diresmikan pada 31 Desember 1989.
Arsitekturnya merupakan perpaduan antara gaya India, Cina, dan Jawa, dengan gaya Jawa yang sangat dominan terlihat dari keberadaan atap joglo yang khas pada bangunan utamanya.
Di kawasan vihara ini terdapat Patung Buddha Tidur sepanjang 22 meter, tinggi 4,5 meter, dan lebar 6 meter yang dibangun sejak 1993 dan meraih penghargaan MURI 2001 sebagai Patung Buddha terbesar di Indonesia, serta ketiga terbesar di dunia setelah Thailand dan Nepal.
Posisi patung yang menggambarkan Siddharta Gautama menjelang wafat dengan posisi tidur miring ke kanan dan telapak tangan menyangga kepala, menghadap ke selatan sesuai kiblat umat Buddha.
***