JawaPos.com – Malang dikenal sebagai kota wisata dengan beragam destinasi alam yang memukau, termasuk deretan danau sejuk yang tersebar di berbagai penjurunya.
Setiap danau memiliki karakter dan keindahan tersendiri, mulai dari danau di puncak pegunungan hingga waduk yang dikelilingi hamparan sawah.
Suasana yang tenang, udara segar, dan pemandangan alam yang masih alami menjadikan wisata danau di kawasan ini pilihan liburan yang menyegarkan jiwa.
Dilansir dari laman GoTravelly dan Nahwa Travel pada Sabtu (16/5) , berikut delapan rekomendasi wisata danau paling sejuk buat liburan di Malang.
1. Ranu Kumbolo
Berlokasi di jalur pendakian Gunung Semeru dalam kawasan Bromo Tengger Semeru, danau di ketinggian sekitar 2.400 mdpl ini hanya dapat dicapai melalui pendakian yang dimulai dari Desa Ranupani.
Proses registrasi pendakian Gunung Semeru kini semakin ketat seiring tingginya minat wisatawan yang ingin menikmati danau ikonik ini.
Air danau yang jernih seperti cermin berpadu dengan latar pegunungan yang megah menciptakan pemandangan yang sangat dramatis.
Berkemah di tepi danau sangat direkomendasikan agar bisa menikmati panorama matahari terbit yang keemasan di balik perbukitan saat pagi hari.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah musim kemarau agar perjalanan mendaki lebih aman dan pengalaman di danau terasa lebih sempurna.
2. Ranu Regulo
Berlokasi di Desa Ranupani, danau ini sering dijadikan lokasi camping oleh para pendaki yang beristirahat sebelum atau setelah mendaki Gunung Semeru.
Meski tidak seluas Ranu Kumbolo, keindahan dan nuansa alamnya sangat serupa dengan pepohonan yang rindang dan udara yang menyejukkan di sekitarnya.
Ranu Regulo menjadi alternatif terbaik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana danau pegunungan tanpa harus melalui proses registrasi pendakian yang ketat.
3. Ranu Pani
Berlokasi berdekatan dengan Ranu Regulo di kawasan Desa Ranupani, danau ini dikenal sebagai danau terpopuler kedua di kawasan Bromo Tengger Semeru setelah Ranu Kumbolo.
Air danau yang tenang menjadi ciri khasnya, meski kini menghadapi tantangan berupa pertumbuhan vegetasi perairan seperti eceng gondok yang mengurangi sebagian keindahannya.
Danau ini tetap menjadi titik yang dilalui para pendaki Gunung Semeru dan masih menyimpan keindahan alam yang cukup memukau.
4. Danau Andeman
Berlokasi di area desa wisata Sanankerto, danau yang sudah dikenal masyarakat lokal sejak tahun 1980-an ini menawarkan keindahan alam yang masih sangat alami dan belum banyak tersentuh.
Ciri khas danau ini adalah keberadaan pulau kecil bernama Pulau Putri Sekarsari di tengahnya, yang terhubung dengan jembatan mungil yang indah.
Di sekeliling danau tumbuh pepohonan bambu yang asri, sementara bayangan pepohonan yang terpantul di permukaan air menambah keindahan yang menenangkan.
Keistimewaan lainnya adalah air danau yang tidak pernah surut bahkan saat musim kemarau tiba, menjadikannya destinasi yang bisa dinikmati sepanjang tahun.
Ke depannya, kawasan ini juga direncanakan akan dilengkapi Museum Bambu sebagai fasilitas wisata edukasi bagi pengunjung.
5. Waduk Selorejo
Berlokasi di Kecamatan Ngantang di ketinggian 600 mdpl, waduk ini dikelilingi empat gunung sekaligus yakni Arjuno, Anjasmoro, Kawi, dan Kelud yang menciptakan panorama alam yang sangat memukau.
Pengunjung dapat menikmati aktivitas naik perahu untuk berkeliling waduk, memancing, berkemah, atau sekadar duduk santai menikmati angin sejuk di tepi air.
Jembatan gantung yang memanjang di atas area waduk menjadi wahana tersendiri yang mampu memacu adrenalin pengunjung saat melintasinya.
Panorama matahari terbit dari kawasan Waduk Selorejo sangat fotogenik dan menjadi incaran para pecinta fotografi alam.
6. Danau Dawuhan
Berlokasi di Kecamatan Poncokusumo, danau yang awalnya dibangun sebagai waduk irigasi ini kini berkembang menjadi destinasi wisata alternatif yang menarik.
Latar pegunungan yang menghijau, udara sejuk, dan permukaan air yang memantulkan cahaya langit menciptakan suasana yang tenang dan menyegarkan.
Tempat ini menjadi lokasi favorit warga setempat untuk memancing dengan suasana yang masih relatif sepi dan belum terlalu komersial.
7. Waduk Urek-Urek Gondanglegi
Berlokasi di kawasan Gondanglegi di bagian selatan, waduk yang semula dibangun untuk pengairan sawah ini kini menjadi destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung.
Perpaduan antara hamparan air yang luas, lanskap persawahan, dan perbukitan di sekitarnya menghadirkan pemandangan yang sangat menenangkan.
Sore hari menjadi waktu terbaik untuk berkunjung karena warna langit saat sunset yang terpantul di permukaan air menciptakan nuansa yang sangat indah.
Destinasi ini cocok untuk kamu yang mencari tempat wisata tenang yang belum banyak diketahui wisatawan dari luar kota.
8. Sumber Sirah
Berlokasi di Kecamatan Gondanglegi kawasan selatan, danau kecil berair sangat jernih ini memungkinkan pengunjung melihat dasar kolam beserta tanaman air dan ikan tawar dari atas permukaan.
Aktivitas snorkeling di sini cukup populer karena kejernihan airnya memperlihatkan tanaman air hijau yang bergoyang indah di dasar dengan sangat jelas.
Orang tua disarankan selalu mengawasi anak-anak di sekitar area danau mengingat kejernihan air yang sangat menggoda untuk dimasuki.
Keunikan suasana bawah airnya menjadikan Sumber Sirah berbeda dari danau lain dan sangat diminati pengunjung yang menyukai foto bawah air.