JawaPos.com – Depot nasi campur Pojok Tambak Bayan menjadi salah satu jujukan kuliner favorit dan legendaris di Surabaya. Sudah berdiri lebih dari 60 tahun, depot itu selalu ramai.
Siapa coba yang tidak tergoda melihat nasi hangat mengepul yang diberi berbagai macam lauk dan disiram kuah pedas?! Perpaduan yang lengkap. Nasi campur sebagai menu andalan depot tersebut menyajikan lauk berupa tahu, telur, empal, ayam, dan suun. Tidak ketinggalan, kuah pedas manis dan sambal korek. Yuummyyy!
Selain nasi campur, depot di Jalan Pasar Besar Wetan itu memiliki menu lain. Di antaranya, nasi kuning dan nasi pecel. Harganya pun bervariasi, mulai Rp 22 ribu hingga Rp 45 ribu.
’’Ciri khasnya adalah suun. Semua bahan kami olah sendiri. Hingga kini, depot ini dikelola generasi ketiga,’’ terang Doni Utamin yang kini mengelola depot tersebut. Depot milik Sutardjo Logioto itu merupakan perusahaan keluarga. Doni adalah salah seorang menantu Sutardjo. Sekarang sudah ada tujuh cabang depot. Lima berada di Surabaya dan dua di Jakarta. Semua dikelola anak-anak Sutardjo. (esa/c14/jan/sep/JPG)