JawaPos.com – Kebutuhan komunikasi lintas negara mendorong perusahaan di industri sistem pembayaran memperkuat kompetensi bahasa Inggris karyawan.
Kemampuan berbicara secara profesional, termasuk pelafalan dan kefasihan, menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan untuk mendukung kolaborasi di lingkungan bisnis global.
“Penguasaan Bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting untuk memperkuat komunikasi, memperluas kolaborasi, dan membangun kepercayaan di lingkungan kerja global. Melalui kerja sama dengan ELSA, kami berharap karyawan dapat mengembangkan kemampuan tersebut sebagai bagian mewujudkan visi misi Artajasa sebagai perusahaan yang berbasis Trusted-Intelligent,” ujar Senior Vice President People & Corporate Affairs Artajasa, Sandy Surya Nugraha dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Sasar Wisatawan Mancanegara, Pokdarwis Desa Wisata Didorong Kuasai Bahasa Inggris
Menurut Sandy, program berbasis kecerdasan buatan (AI) ini memasuki fase kedua melalui sesi kick-off pada Agustus 2026, dengan menyediakan sarana latihan bahasa Inggris secara fleksibel serta umpan balik terkait pelafalan dan kemampuan berbicara.
Sandy mengatakan, pengembangan kompetensi bahasa Inggris merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapan karyawan menghadapi kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Ia menambahkan, pengembangan sumber daya manusia perlu berorientasi pada hasil agar kompetensi yang diperoleh dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Baca Juga: Perkuat Layanan Bandara, Latih Kemampuan Bahasa Inggris dengan AI
“Kami berharap melalui pengembangan SDM yang berkelanjutan dan berorientasi pada hasil dapat membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah dalam mendukung pencapaian bisnis perusahaan,” lanjutnya.
Business Development Director ELSA Business, Rangga Novalisky, mengatakan kebutuhan bahasa Inggris di lingkungan kerja global tidak berhenti pada pemahaman bahasa, tetapi juga mencakup kemampuan menggunakannya dalam situasi nyata.
“Di lingkungan kerja yang semakin global, karyawan membutuhkan lebih dari sekadar pemahaman Bahasa Inggris. Mereka juga perlu memiliki kepercayaan diri untuk menggunakannya dalam situasi nyata. Melalui teknologi AI, ELSA memberikan ruang bagi karyawan untuk berlatih secara konsisten dan meningkatkan kemampuan komunikasi sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Rangga.
Artajasa merupakan penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran nasional yang mengelola jaringan ATM Bersama dan terhubung dengan institusi perbankan maupun nonperbankan. Seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas pembayaran, penguatan kemampuan komunikasi karyawan menjadi salah satu aspek pengembangan talenta untuk mendukung kerja sama dengan mitra dan pelaku industri.