← Beranda
Google Photos Tambah Fitur AI, Kini Bisa Sensor Pelat Nomor hingga Buat Katalog Pakaian
Nanda Prayoga• Minggu, 27 September 2026 | 00.06 WIB
GooglePhotos. (Istimewa)

 JawaPos.com - Google terus menambah kemampuan berbasis kecerdasan artifisial (AI) pada aplikasi Google Photos. Kali ini, sejumlah fitur baru dihadirkan, mulai dari kemampuan memburamkan informasi sensitif pada foto hingga membuat katalog pakaian dari gambar yang tersimpan di galeri.

Seperti dilansir dari Engadget, salah satu fitur yang diperkenalkan adalah Redact, yang memungkinkan pengguna menyensor bagian tertentu dalam foto. Fitur tersebut dapat digunakan, misalnya, untuk menyembunyikan pelat nomor kendaraan dengan mengubah bagian tersebut menjadi blok berpiksel.

Redact menjadi bagian dari fitur Markup yang turut mendapatkan pembaruan. Google menambahkan pilihan font baru serta penggeser (slider) untuk mengatur ketebalan pena dan highlighter dengan lebih presisi.

Perangkat Markup yang diperbarui tersebut mulai diluncurkan secara global kepada seluruh pengguna Google Photos di perangkat Android.

Selain Redact, Google juga memperluas ketersediaan fitur Wardrobe. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat katalog pakaian dan perhiasan berdasarkan foto yang sudah tersimpan di galeri.

Katalog tersebut kemudian dapat digunakan sebagai referensi untuk mencari inspirasi padu padan pakaian. Google menyebut Wardrobe akan segera tersedia bagi lebih banyak pengguna Android dan iOS di Amerika Serikat, India, serta Brasil.

Google juga kembali memperkenalkan integrasi Google Photos dengan Gemini Spark. Melalui integrasi tersebut, pengguna dapat mencari dan mengedit foto hanya dengan memberikan satu perintah (prompt).

Namun, kemampuan ini saat ini ditujukan bagi pelanggan Google AI Pro atau Ultra di Amerika Serikat.

Sementara itu, pengguna Android mendapatkan fitur Moods yang memungkinkan foto diberikan efek bernuansa vintage. Google juga menambahkan 15 templat baru untuk fitur Remix yang tersedia di Android dan iOS di sejumlah negara.

Dengan templat tersebut, pengguna dapat memanfaatkan wajah mereka untuk menghasilkan gambar dengan berbagai gaya, termasuk tampilan layaknya berada di karpet merah hingga foto bergaya photo booth.

Beragam pembaruan ini menunjukkan bahwa Google tidak hanya mengandalkan AI untuk membantu pengguna mencari foto, tetapi juga memperluas pemanfaatannya untuk mengedit, mengatur, hingga membuat konten baru dari koleksi gambar pribadi.

 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra