← Beranda
Threads Mulai Awasi Akun Remaja, Orang Tua Kini Bisa Batasi Waktu dan Privasi
Rian AlfiantoJumat, 18 September 2026 | 18.36 WIB
Ilustrasi fitur baru Threads untuk orang tua menjaga keamanan anak mereka di media sosial. (Istimewa)

JawaPos.com - Threads mulai memperluas fitur pengawasan orang tua untuk pengguna remaja di kawasan Asia Pasifik. Melalui fitur ini, orang tua atau wali dapat melihat durasi penggunaan Threads, membatasi waktu akses, mengatur periode tidur, hingga mengelola sejumlah pengaturan privasi akun remaja.

Fitur tersebut mulai tersedia pada pekan ini dan digadang bisa menjadi lapisan tambahan dalam sistem perlindungan pengguna muda di Threads. Orang tua dapat mengakses berbagai kontrol tersebut melalui Family Center, sehingga pengawasan tidak hanya berfokus pada lama anak menggunakan media sosial, tetapi juga bagaimana akun mereka berinteraksi dengan pengguna lain.

Langkah ini relevan dengan meningkatnya kebutuhan perlindungan keamanan digital bagi anak dan remaja. Di media sosial, persoalan yang perlu diperhatikan bukan hanya penggunaan berlebihan, tetapi juga paparan konten, interaksi dengan akun lain, serta pengaturan privasi yang dapat menentukan seberapa luas aktivitas pengguna terlihat oleh orang lain.

Baca Juga: Kolintang Indonesia Tampil Di Paris, Bawakan Si Patokaan Hingga La Vie en Rose

Orang Tua Bisa Membatasi Waktu Bermain Threads

Salah satu kontrol baru yang tersedia adalah pembatasan durasi penggunaan.
Orang tua dapat melihat berapa lama remaja menggunakan Threads setiap hari selama tujuh hari terakhir. Sistem juga menampilkan rata-rata waktu penggunaan harian sehingga orang tua dapat melihat pola aktivitas anak di platform tersebut.

Jika diperlukan, orang tua dapat menetapkan batas waktu penggunaan Threads setiap hari. Akses juga bisa diblokir pada hari atau jam tertentu.

Batas tersebut berlaku terhadap total penggunaan Threads di berbagai perangkat. Jadi, ketika seorang remaja mengakses Threads melalui lebih dari satu perangkat, waktu penggunaannya tetap dihitung sebagai satu total penggunaan.

Fitur ini memberi orang tua cara yang lebih terukur untuk mengatur penggunaan media sosial, alih-alih hanya mengandalkan pemeriksaan perangkat secara langsung.

Baca Juga: Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda

Ada Pengaturan Khusus untuk Jam Tidur

Threads juga menyediakan kontrol untuk membatasi aktivitas remaja pada malam hari.

Orang tua dapat mengatur agar akses ke Threads dibatasi atau diblokir pada jam tidur. Dalam pengaturan default, periode tersebut berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 07.00.

Selama mode tidur aktif, notifikasi dinonaktifkan dan balasan otomatis diaktifkan secara default.

Dengan mekanisme tersebut, pengawasan tidak hanya berkaitan dengan jumlah waktu yang digunakan sepanjang hari, tetapi juga kapan remaja dapat mengakses platform.

Privasi Akun Remaja Bisa Diatur

Baca Juga: Prediksi Skor Bayern Munchen vs Union Berlin di Liga Jerman: Die Roten Diprediksi Libas Tim Tamu

Aspek yang lebih berkaitan langsung dengan keamanan digital adalah kontrol terhadap interaksi dan privasi.

Orang tua dapat menentukan siapa yang diperbolehkan menandai akun remaja dalam postingan. Pengaturan ini memberikan kontrol tambahan terhadap cara akun remaja dapat ditemukan atau dilibatkan dalam unggahan pengguna lain.

Orang tua juga dapat mengelola dan menyetujui sejumlah pengaturan privasi serta preferensi konten sensitif untuk akun remaja.

Dengan demikian, kontrol yang diberikan Threads tidak berhenti pada pembatasan screen time. Orang tua juga mendapatkan sejumlah mekanisme untuk membantu mengurangi risiko interaksi atau paparan konten yang tidak sesuai bagi pengguna muda.

Perlindungan Otomatis Tetap Berjalan

Pengawasan orang tua tersebut melengkapi sistem perlindungan yang sudah tersedia melalui Akun Remaja di Threads.

Akun Remaja secara otomatis menerapkan sejumlah perlindungan, termasuk membuat akun menjadi privat dan membatasi jenis konten yang dapat dilihat remaja.

Threads juga memberikan perhatian khusus kepada pengguna berusia di bawah 16 tahun. Orang tua dapat menentukan apakah anak dalam kelompok usia tersebut diperbolehkan mengubah sejumlah pengaturan perlindungan menjadi lebih longgar.

Dengan kombinasi perlindungan otomatis dan kontrol orang tua, pengaturan keamanan akun tidak sepenuhnya diserahkan kepada remaja.

Sebagai informasi, pengawasan akun media sosial anak tidak hanya berkaitan dengan persoalan berapa lama mereka menggunakan aplikasi.

Baca Juga: de Red FC Datangkan Mantan Gelandang Persis Solo, Pernah Cetak 1 Gol dan 5 Assist

Pengaturan privasi dan interaksi juga menjadi bagian dari keamanan digital. Semakin luas sebuah akun dapat berinteraksi dengan pengguna lain, semakin penting bagi orang tua dan anak memahami siapa yang dapat melihat, menandai, atau berinteraksi dengan akun tersebut.

Karena itu, fitur seperti pembatasan tagging, pengaturan privasi, kontrol konten, dan pembatasan waktu dapat menjadi perangkat tambahan bagi keluarga dalam mengelola penggunaan media sosial remaja.

Namun, kontrol teknis tetap bukan satu-satunya faktor. Pendampingan orang tua dan pemahaman anak mengenai privasi, keamanan akun, serta risiko membagikan informasi pribadi tetap diperlukan ketika mereka menggunakan media sosial.

Cara Mengaktifkan Pengawasan Threads

Orang tua atau wali yang ingin menggunakan fitur tersebut dapat mengaktifkan pengawasan melalui Family Center. Setelah pengawasan terhubung, sejumlah informasi aktivitas dan kontrol akun remaja dapat dikelola dari pusat tersebut.

Threads menyatakan akan terus mengembangkan perangkat pengawasan agar orang tua lebih mudah menemukan pengaturan, memperoleh insight mengenai aktivitas remaja, serta mendukung pengalaman mereka di berbagai aplikasi Meta melalui satu tempat.

EDITOR: Bintang Pradewo