← Beranda
Roblox Kembangkan AI dan Perluas Platform Gim Canggih
Nanda PrayogaMinggu, 13 September 2026 | 18.21 WIB
ILUSTRASI: Roblox. (@Roblox/X)

JawaPos.com - Roblox memperluas kemampuan pembuatan gim berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi kreator untuk menghadirkan karya mereka di lebih banyak platform. Sejumlah pembaruan tersebut diumumkan dalam Roblox Developer Conference (RDC).

Seperti dilansir dari TechCrunch, salah satu fitur yang diperluas adalah Build, alat yang memungkinkan pengguna membuat gim melalui perintah menggunakan bahasa alami. Fitur tersebut sebelumnya diperkenalkan pada Juli dan awalnya hanya tersedia di Selandia Baru.

Kini, Roblox memperluas akses Build ke Serbia dan Singapura. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur tersebut melalui perangkat desktop sehingga proses pembuatan gim dapat dilakukan pada layar yang lebih besar.

Roblox turut membekali Build dengan pustaka aset baru serta kontrol iteratif. Perusahaan juga menyiapkan kemampuan untuk menghasilkan adegan berdasarkan perintah teks yang akan hadir pada akhir tahun ini. Fitur tersebut nantinya juga tersedia di Roblox Studio.

Tak hanya menyederhanakan proses pembuatan, Roblox juga ingin memperluas tempat sebuah gim dapat dimainkan. Kreator nantinya bisa merilis gim sebagai aplikasi terpisah untuk perangkat seluler, PC, dan konsol, dengan Roblox tetap berperan sebagai mesin gim (game engine) di baliknya.

Menjelang akhir tahun, pemain juga akan dapat masuk ke dalam gim secara langsung melalui peramban (browser) menggunakan tautan. Langkah ini membuat karya kreator tidak lagi sepenuhnya bergantung pada akses melalui platform Roblox.

Selain itu, Roblox menyiapkan peningkatan kemampuan karakter non-pemain atau NPC (non-player character). Salah satunya adalah NPC yang dapat membantu melakukan uji coba gim (playtest), yang dijadwalkan hadir pada akhir tahun ini.

Kreator juga nantinya dapat menghadirkan mode luring dalam gim mereka. Dengan fitur tersebut pemain tetap dapat memainkan gim ketika berada di lokasi dengan koneksi jaringan yang lemah.

Dari sisi interaksi antarpemain, Roblox menambahkan tab obrolan teman (Friends chat) yang tetap tersedia ketika pengguna berpindah dari satu gim ke gim lainnya. Fitur tersebut juga mendapatkan dukungan pengetikan suara (voice typing).

 

Roblox turut memperbarui algoritma penemuan (discovery algorithm) untuk menyesuaikan rekomendasi gim dengan kelompok usia pengguna. Pengguna yang lebih muda akan mendapatkan rekomendasi gim dengan durasi permainan lebih singkat, sedangkan pengguna yang lebih dewasa akan direkomendasikan gim dengan waktu bermain lebih panjang.

Pada sisi pengembangan gim, Roblox juga memperkenalkan dukungan untuk pembuatan gim 2D melalui mesin gimnya. Pengembang dapat memanfaatkan kamera ortografis, wadah gambar animasi, serta kemampuan mengimpor sprite-sheet secara langsung untuk kebutuhan animasi.

Sementara itu, pada feed vertikal Moments, Roblox menyiapkan kemampuan baru yang memungkinkan pemain mengetuk avatar dalam sebuah klip video. Dari sana, pemain nantinya dapat membeli berbagai item yang dikenakan atau digunakan avatar tersebut.

Ekspansi tersebut juga dibarengi dengan upaya Roblox memberikan lebih banyak pilihan bagi kreator dalam memanfaatkan pendapatan yang mereka peroleh dari platform.

Sejak 2013, para pembuat gim disebut telah memperoleh pendapatan lebih dari USD 5 miliar melalui Roblox. Dalam 12 bulan terakhir saja, pendapatan yang diperoleh kreator mencapai USD 1,7 miliar.

Untuk mendukung kreator mengelola pendapatan tersebut, Roblox memperkenalkan Roblox Wallet. Layanan ini memungkinkan kreator menerima pembayaran dalam bentuk uang tunai pada setiap akhir hari kerja.

Dana yang diterima melalui Roblox Wallet juga dapat ditransfer ke rekening bank lain. Roblox bekerja sama dengan Airwallex untuk menyediakan layanan dompet digital tersebut bagi pengguna di Amerika Serikat yang berusia minimal 18 tahun.

Roblox berencana memperluas layanan tersebut ke berbagai wilayah lain secara global pada masa mendatang.

Selain Wallet, Roblox memberikan bocoran mengenai Roblox Card yang dijadwalkan meluncur tahun depan. Kartu tersebut nantinya dapat digunakan kreator untuk membelanjakan pendapatan mereka di berbagai tempat yang menerima kartu tersebut.

 

Berbagai pembaruan itu memperlihatkan upaya Roblox memperluas ekosistemnya, bukan hanya dengan mempertahankan aktivitas pengguna di dalam platform, tetapi juga membantu karya kreator menjangkau lebih banyak tempat.

Pendiri sekaligus CEO Roblox David Baszucki mengungkapkan bahwa pada kuartal lalu, pemain menghabiskan lebih dari 29 miliar jam secara kumulatif di platform tersebut yang tersebar di 180 negara.

 

EDITOR: Diar Candra