JawaPos.com - Anker Innovations melakukan perubahan besar dalam strategi bisnisnya dengan menyatukan lima merek yang selama ini dikembangkan secara terpisah ke dalam satu nama, yakni Anker. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan beradaptasi dengan perkembangan kecerdasan buatan (AI), robotik, dan teknologi yang semakin terintegrasi.
Pengumuman tersebut disampaikan Anker di Berlin, Jerman, pada 3 September 2026. Lima merek yang sebelumnya memiliki fokus berbeda, yakni Anker untuk produk charging, eufy di sektor smart home, soundcore untuk audio, SOLIX untuk energi, serta eufyMake untuk perangkat kreatif, kini secara bertahap akan berada di bawah payung Anker.
Pendiri sekaligus CEO Anker Innovations Steven Yang mengatakan perubahan tersebut dilakukan karena batas antara berbagai kategori teknologi mulai semakin tidak terlihat.
"Merek per kategori masuk akal ketika kategori-kategorinya masih terpisah. Sekarang tidak lagi. Satu merek, satu janji, Ultimate Innovation, kini disatukan di seluruh produk yang kami buat,” ungkap Steven Yang dalam keterangannya.
Anker menyebut konsolidasi ini juga memungkinkan perusahaan memusatkan investasi dan pengembangan produk pada satu identitas merek. Peralihan akan berlangsung secara bertahap, dengan produk baru menjadi bagian pertama yang menggunakan nama Anker, sementara produk yang telah beredar akan mengikuti seiring waktu.
Dalam strategi barunya, produk Anker akan dikelompokkan ke dalam dua ekosistem utama, yakni Anker For You dan Anker for Home. Kelompok pertama mencakup teknologi yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, seperti charging, audio, personal health, dan perangkat kreatif.
Sementara itu, Anker for Home berfokus pada perangkat yang memungkinkan rumah menjadi lebih cerdas dan mandiri, termasuk sistem keamanan, robotik, serta solusi energi rumah.
Salah satu teknologi yang menjadi bagian dari strategi tersebut adalah Anker MindBase, sebuah hub AI lokal yang dirancang menjadi pusat kendali berbagai perangkat di dalam rumah. Sistem ini memungkinkan pemrosesan AI dan penyimpanan data dilakukan secara lokal.
MindBase mengandalkan tiga kemampuan utama, yakni koneksi antarperangkat, kecerdasan lokal, dan memori. Sistem tersebut juga dirancang kompatibel dengan perangkat Matter dari berbagai merek serta dapat bekerja bersama sejumlah platform rumah pintar.
Anker turut memperluas penerapan AI melalui chip THUS, yang dikembangkan untuk menjalankan pemrosesan AI langsung di perangkat. Teknologi tersebut kini digunakan pada sejumlah perangkat audio baru, termasuk headphone dan earbuds.
Di sektor robotik, Anker memperkenalkan sejumlah perangkat seperti robot vacuum Omni E35 dan Robot Lawn Mower S2 Max. Perusahaan juga mengembangkan Solarbank Max, sistem penyimpanan energi yang menggabungkan panel surya dengan kemampuan pengelolaan energi berbasis AI.
Untuk pasar Indonesia, sejumlah produk baru Anker dijadwalkan meluncur pada akhir Oktober 2026. Produk tersebut mencakup perangkat charging dan audio terbaru serta berbagai perangkat smart home.