← Beranda
Meta Rilis Muse Image, AI Baru yang Bisa Gunakan Foto Pengguna Instagram
Nanda PrayogaRabu, 8 Juli 2026 | 23.35 WIB
Muse Image. (Dok. Meta)

JawaPos.com - Meta resmi meluncurkan Muse Image, generator gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs.

Fitur yang sebelumnya dikenal dengan nama kode Mango itu kini dapat digunakan secara gratis melalui aplikasi Meta AI, Instagram Stories, dan WhatsApp.

Seperti dilansir dari TechCrunch, Muse Image menawarkan kemampuan yang serupa dengan layanan pembuat gambar AI lainnya. Pengguna dapat menghasilkan berbagai ilustrasi hanya dengan memasukkan perintah teks.

Untuk membantu pengguna yang kehabisan ide, Meta juga menyediakan fitur preset, yakni kumpulan inspirasi gambar yang siap digunakan. Namun, kehadiran Muse Image langsung memicu sorotan terkait privasi.

Pasalnya, fitur tersebut memungkinkan pengguna membuat gambar AI menggunakan foto milik pengguna Instagram lain yang memiliki akun publik. Caranya cukup dengan menandai akun yang dimaksud, lalu sistem AI akan memanfaatkan foto tersebut sebagai bahan pembuatan gambar baru.

Kemampuan tersebut menuai kritik karena dinilai berpotensi melanggar privasi pengguna. Sejumlah pihak mempertanyakan mekanisme persetujuan dalam penggunaan foto orang lain.

Dalam kebijakannya, Meta menjelaskan bahwa pengguna Instagram dengan akun publik memungkinkan kontennya digunakan untuk menghasilkan karya melalui fitur AI Meta.

Perusahaan juga menyatakan bahwa pemilik foto tidak akan menerima pemberitahuan apabila gambarnya digunakan dalam proses tersebut.

Meski begitu, Meta menegaskan pengguna tetap memiliki kendali. Perusahaan menyediakan pengaturan khusus yang memungkinkan pengguna menonaktifkan penggunaan foto mereka oleh sistem AI apabila tidak menginginkannya.

Selain menghasilkan gambar kreatif, Muse Image juga dibekali sejumlah fitur lain. Pengguna dapat mengedit foto hanya melalui perintah teks, seperti menghapus objek yang mengganggu di latar belakang, membuat ilustrasi seolah berada di lokasi terkenal, hingga menghasilkan kode QR yang tetap berfungsi.

Meta juga menyiapkan integrasi dengan Facebook Marketplace. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat memvisualisasikan bagaimana tampilan furnitur bekas di dalam rumah sebelum memutuskan untuk membelinya.

Bersamaan dengan peluncuran Muse Image, Meta turut menghadirkan berbagai efek AI baru untuk Instagram Stories. Fitur ini memungkinkan pengguna memodifikasi foto yang sudah ada menggunakan filter berbasis AI.

Untuk saat ini, Muse Image dapat digunakan secara gratis dalam batas penggunaan tertentu. Setelah melewati kuota yang ditentukan, pengguna diwajibkan berlangganan untuk terus mengakses layanan tersebut.

Meta juga mengungkapkan tengah mengembangkan Muse Video, layanan pembuat video berbasis AI yang diperkirakan akan melengkapi ekosistem generatif perusahaan dalam waktu mendatang.

Di balik inovasi tersebut, peluncuran Muse Image kembali menghidupkan kekhawatiran lama mengenai perlindungan data pribadi.

Rekam jejak Meta dalam pengelolaan privasi pengguna masih menjadi perhatian publik, termasuk kasus Cambridge Analytica yang berujung pada denda sebesar USD 5 miliar dari Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat pada 2019.

Selain itu, Meta juga pernah menghentikan sistem pengenalan wajah Facebook pada 2021 setelah menghadapi gugatan hukum dan tekanan regulator terkait penggunaan data biometrik pengguna.

Karena itu, sejumlah pengamat menilai fitur penandaan foto pada Muse Image kembali menunjukkan pola yang selama ini dikritik, yakni penggunaan data pengguna secara otomatis, sementara opsi untuk menolak atau menghentikan fitur tersebut baru tersedia jika pengguna secara aktif mengubah pengaturannya.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra