JawaPos.com - Google resmi menghadirkan fitur terbaru pada Gemini untuk pengguna di Indonesia. Fitur bernama Personal Intelligence ini membawa kemampuan kecerdasan buatan ke level yang lebih personal dengan menghubungkan berbagai layanan Google seperti Gmail, Photos, hingga YouTube.
Peluncuran ini diklaim menandai langkah penting dalam tren AI yang semakin terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari, di mana asisten digital tidak lagi sekadar menjawab pertanyaan, tetapi juga memahami konteks personal pengguna.
AI yang Kenal Penggunanya
Melalui keterangan di blog resminya, dengan Personal Intelligence, Gemini mampu mengolah informasi dari berbagai sumber sekaligus, mulai dari email di Gmail, koleksi foto di Google Photos, hingga riwayat pencarian dan tontonan di YouTube.
Hasilnya, pengguna bisa mendapatkan jawaban yang jauh lebih relevan dan kontekstual. Misalnya, saat merencanakan perjalanan, Gemini dapat langsung menemukan detail hotel dari email tanpa perlu mencari manual.
Kemampuan ini juga memungkinkan AI memahami berbagai format data sekaligus, teks, foto, hingga video, untuk menghasilkan respons yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Meski demikian, Google menegaskan bahwa fitur ini dirancang dengan pendekatan privacy-first. Secara default, semua koneksi aplikasi dalam kondisi nonaktif. Pengguna memiliki kendali penuh untuk memilih layanan mana yang ingin dihubungkan.
Selain itu, data dari Gmail dan Google Photos tidak digunakan langsung untuk melatih model AI. Gemini juga disebut akan menyertakan referensi sumber jawaban agar bisa diverifikasi.
Pengguna bisa menonaktifkan personalisasi atau menggunakan temporary chat kapan saja. Pendekatan ini penting mengingat meningkatnya kekhawatiran soal keamanan data di era AI yang semakin personal.
Masih dalam Pengembangan, Risiko Salah Paham Tetap Ada
Google juga mengakui bahwa fitur ini belum sempurna. Dalam beberapa kasus, Gemini bisa mengalami over-personalization, yakni mengaitkan informasi yang sebenarnya tidak relevan.
Contohnya, AI bisa menyimpulkan pengguna menyukai golf hanya karena banyak foto di lapangan golf, padahal sebenarnya itu terkait aktivitas keluarga.
Pengguna diimbau untuk memberikan umpan balik jika menemukan kesalahan, agar sistem bisa terus ditingkatkan.
Untuk informasi juga, fitur ini diluncurkan secara bertahap di Indonesia dan saat ini baru tersedia untuk pengguna tertentu, khususnya pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra.
Setelah diaktifkan, Personal Intelligence dapat digunakan di berbagai platform Web, Android dan iOS. Pengguna juga bisa mengaktifkannya secara manual melalui pengaturan di aplikasi Gemini, lalu memilih layanan yang ingin dihubungkan.