JawaPos.com - Chatbot buatan OpenAI, ChatGPT, kini dapat menyediakan jawaban dan informasi terbaru sesuai permintaan pengguna.
Sebelumnya ChatGPT dibangun menggunakan model data tersimpan hingga September 2021, sekarang ChatGPT dapat browsing di internet untuk menyediakan informasi terbaru secara real-time.
Fitur ini pertama diaktifkan dengan peluncuran Browse with Bing plugin ChatGPT pada Maret 2023, namun harus dinonaktifkan seminggu setelahnya.
Pasalnya, plugin tersebut mengizinkan ChatGPT menggunakan file robots.txt untuk mengakses konten berbayar.
Pada 28 September 2023 tengah malam, OpenAI mengumumkan keberlanjutan fitur browsing internet secara real-time yang bisa dilakukan oleh ChatGPT melalui akun X resmi @OpenAI.
“ChatGPT kini dapat menjelajah internet untuk memberi Anda informasi terkini dan otoritatif, lengkap dengan tautan langsung ke sumber. Tidak lagi terbatas pada data sebelum September 2021,” tulis mereka.
Baca Juga: ChatGPT Segera Punya Kompetitor, Namanya Inflection AI
OpenAI memperbarui fitur tersebut agar situs yang diakses dapat mengontrol file robots.txt dan bagaimana ChatGPT berinteraksi dengan informasi yang mereka miliki.
Dikutip JawaPos.com dari Mashable, banyak situs yang sudah memblokir file robots.txt dan tools web crawler milik OpenAI karena pembacaan informasi yang tidak adil bagi situs.
Selain itu, fitur browsing internet ChatGPT juga menyebabkan pelanggaran hak cipta dan dinilai berperan besar untuk kurangnya kompensasi dan kredit pada situs sumber informasi.
Sehingga, meskipun ChatGPT terhubung dengan world wide web, ChatGPT tidak akan bisa membaca informasi dari beberapa situs berita atau situs lain yang sudah memblokir tools yang dimiliki OpenAI.
Antara lain New York Times, The Washington Post, The Guardian, Reuters, Amazon, Wikihow, Quora, Shutterstock, dan Indeed.
Saat ini, fitur browsing tersedia untuk pengguna ChatGPT Plus dan Enterprise, serta akan segera diperluas ke semua pengguna. Untuk mengaktifkannya, pengguna hanya perlu memilih Browsing with Bing.***