← Beranda
Wali Kota Surabaya Dorong Pelapor Pungli ASN Jadi Justice Collabolator dan Janjikan Bebas Sanksi
Ardini Pramitha• Selasa, 22 September 2026 | 22.16 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Dok Diskominfo Surabaya)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan akan memaafkan pegawainya yang berani melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) rekrument.

 

Pernyataan ini disampaikan saat Eri tengah menelusuri dugaan kasus pungli baru yang telah melibatkan satu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

 

"Kalau mereka (pelaku pungli) berani jadi justice collaborator dan membongkar siapa saja atasan atau Kadis yang menerima, sanksinya akan saya kurangi. Kalau diam saja, sanksinya tetap berhenti di dia," kata Eri saat apel pagi struktural di alaman Balai Kota Surabaya pada Selasa (22/9).

 

Eri meminta korban maupun pelaku di lapangan untuk berani bersuara dan mengungkap seluruh oknum yang menikmati aliran dana tersebut. Sebab pungli ini menurut Eri akan jadi penyakit kambuhan yang terus

 

"Kalau ada orang masuk berbayar tapi tidak menyampaikan, waktu diproses lalu ternyata berbayar, bisa kena sanksi juga. Saya ingin tahu uang itu disetor ke siapa, apakah melibatkan atasannya atau tidak, agar Pemkot benar-benar hadir untuk masyarakat," kata Eri.

 

Oleh karena itu, Eri meminta seluruh Kepala Dinas mengumpulkan staf masing-masing. Erin mengharapkan Kepala Dinas di Surabaya tegas dan menyampaikan instruksi penegakan disiplin ini secara menyeluruh.

 

 

EDITOR: Diar Candra