← Beranda
Dinkes Surabaya Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Normal di Tengah Kenaikan Kasus Influenza A
Ardini Pramitha• Selasa, 15 September 2026 | 21.33 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr. Billy Daniel Messakh. (Diskominfo Surabaya).

 

JawaPos.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya memastikan pelayanan kesehatan di sejumlah fasilitas kesehatan tetap berjalan normal di tengah adanya laporan peningkatan kasus demam dan influenza tipe A dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan rumah sakit maupun puskesmas untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatan masyarakat.

Koordinasi tersebut juga mencakup kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk ketersediaan tempat tidur serta tenaga kesehatan apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan kebutuhan layanan.

“Fasilitas kesehatan kami siap. Rumah sakit tetap memprioritaskan pasien yang membutuhkan penanganan medis, terutama dalam kondisi gawat darurat,” ujar dr Billy, Selasa (15/9). 

Dia menjelaskan, tidak semua pasien yang mengalami demam maupun influenza harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. 

Rawat inap diperlukan apabila kondisi pasien membutuhkan observasi dan penanganan lebih lanjut, terutama pada kasus dengan gangguan pernapasan berat.

Sebaliknya, pasien dengan gejala ringan umumnya masih dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan melalui layanan rawat jalan di fasilitas kesehatan.

Menurut dr Billy, peningkatan kasus yang terjadi saat ini masih berada dalam batas yang wajar. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh perubahan cuaca maupun tingginya aktivitas masyarakat.

“Kami tegaskan pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas tetap berjalan normal,” tegasnya.

Dinkes Surabaya juga meminta masyarakat tidak panik dan tetap menjaga kesehatan tubuh. 

Masyarakat dianjurkan mencukupi waktu istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan masker ketika beraktivitas, serta mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan.

Selain menjaga kesehatan, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menerima informasi mengenai kondisi fasilitas kesehatan. 

Informasi yang beredar, khususnya terkait kapasitas rumah sakit, sebaiknya dipastikan terlebih dahulu sumber dan kebenarannya.

“Informasi mengenai kondisi rumah sakit sebaiknya tidak langsung dipercaya apabila belum diketahui sumber dan kebenarannya,” ucapnya.

Dr Billy kembali mengingatkan bahwa perubahan kondisi lingkungan dan meningkatnya mobilitas masyarakat dapat berpengaruh terhadap kesehatan. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan.

Apabila mengalami keluhan kesehatan, masyarakat disarankan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu di puskesmas terdekat agar kondisi dapat diketahui dan ditangani sesuai kebutuhan.

“Jika ada keluhan, silahkan periksa ke puskesmas terdekat terlebih dahulu. Mari kita sama-sama menjaga kesehatan dan tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya,” tandas dr Billy.

 

EDITOR: Kuswandi