← Beranda
Seluruh Santri Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Sudah Pulang
Dadang KurniaSenin, 7 September 2026 | 03.40 WIB
Suasana RSUD Sidoarjo di mana sejumlah santri menjalani perawatan karena keracunan MBG (Dok Dadang Kurnia/JawaPos.com).

JawaPos.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr Lakhsmie Herawati memastikan, seluruh santri Ponpes Manbaul Hikam, Tanggulangin, yang menjadi korban keracunan diduga akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Mereka diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya berangsur membaik.

Dengan demikian, kata Lakhsmie, saat ini sudah tidak ada lagi korban keracunan yang dirawat di rumah sakit. "Sudah pulang semua," ujar Lakhsmie saat dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (6/9).

Diberitakan sebelumnya, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar di 19 sekolah pada kawasan Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Secara keseluruhan, jumlah korban keracunan yang sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit mencapai 748 orang.

Mereka mengalami gejala mual, muntah hingga pusing setelah mengonsumsi menu MBG yang diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin. Menu yang disajikan pada Selasa (1/9) siang berupa nasi putih, orak arik telur, tempe bumbu bali, sayur tumis buncis baby corn, dan buah apel.

 

Kasus keracunan usai menyantap MBG tidak hanya di Sidoarjo. Pekan lalu wilayah seperti Nganjuk serta Jombang melaporkan adanya insiden keracunan makanan oleh siswa atau santri usai menyantap menu dalam ompreng MBG.

 

EDITOR: Diar Candra