← Beranda
Jumlah Santri Keracunan MBG di Sidoarjo Capai 666 Orang, 581 Sudah Pulang
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 3 September 2026 | 19.04 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakshmi Herawati memaparkan sebanyak 666 pasien ditangani setelah dugaan keracunan usai menyantap MBG di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com - Jumlah korban keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, hingga Kamis (3/9) sudah mencapai 666 orang. 

Dari jumlah tersebut, 581 pasien sudah dipulangkan, 77 masih menjalani rawat inap, sementara enam lainnya masih dalam observasi medis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Lakshmi Herawati mengatakan, berdasarkan data terbaru hingga pukul 06.00 WIB, total pasien korban dugaan keracunan MBG sudah mencapai 666 orang.

Jumlah tersebut merupakan pembaruan dari data cut-off pada Rabu (2/9) pukul 22.00 WIB yang mencatat 664 pasien. 

Baca Juga: Khofifah Jenguk Santri Korban Keracunan MBG di Sidoarjo, Kondisi Pasien Makin Baik

"Cut-off sampai dengan tanggal 2 September pukul 22.00 WIB, totalnya ada 664 pasien. Yang masih opname (rawat inap) sebanyak 77 orang, yang sudah pulang 581 orang, dan yang dalam observasi 6 pasien. Itu data tadi malam," ujar dr. Lakshmi Kamis (3/9) di RS Siti Hajar Sidoarjo.

Update tersebut menunjukkan penanganan terhadap para santri dan santriwati masih berlangsung di sejumlah fasilitas kesehatan.

Sebagian besar pasien sudah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatan mereka membaik dan dinilai tidak lagi membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Puluhan Pasien Direncanakan Pulang

Dari 77 pasien yang masih menjalani rawat inap, sebanyak 24 orang direncanakan diperbolehkan pulang pada Kamis (3/9).

Jika rencana tersebut terealisasi, jumlah pasien yang masih menjalani opname diperkirakan turun menjadi 53 orang.

Baca Juga: Penyebab Keracunan MBG Sidoarjo: Makanan Matang Jam 5, Dimakan Lewat Jam 12

"Rencananya hari ini akan berkurang 24 orang. Jadi 77 dikurangi 24 (53 pasien). Totalnya menjadi 666 pasien hingga pukul 06.00 pagi tadi. Jadi, tadi malam sampai pagi tidak ada penambahan pasien lagi," kata dr. Lakshmi.

Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif dalam penanganan dugaan keracunan MBG di Sidoarjo, khususnya Pondok Pesantren Manbaul Hikam.

Tidak adanya penambahan pasien sejak data Rabu malam hingga Kamis pagi juga menjadi catatan penting dalam perkembangan kasus tersebut.

Pasien Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit

Para pasien korban dugaan keracunan MBG tidak hanya dirawat di satu rumah sakit, melainkan tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan di Sidoarjo.

Pasien terbanyak tercatat dirawat di RS Siti Hajar dan RS Delta Surya Sidoarjo.

Baca Juga: BGN Temukan Kelalaian Disengaja Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, Bisa Dipidana

"Sekarang pasien ada yang di RS Siti Hajar, RS Delta Surya, RSUD Notopuro, RS Arafah Anwar Medika, RS Pusura masih ada," ujar dr. Lakshmi.

Sebaran pasien di sejumlah rumah sakit dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.

Dengan total mencapai 666 pasien, fasilitas kesehatan di Sidoarjo masih melakukan pemantauan terhadap mereka yang belum dinyatakan pulih sepenuhnya.

Dokter Tak Gegabah Pulangkan Pasien

Meski 581 pasien sudah pulang, tim medis tetap tidak ingin terburu-buru memulangkan pasien yang masih membutuhkan pemantauan.

Enam pasien yang masih berada dalam tahap observasi menjadi bagian dari kelompok yang dipastikan mendapat pengawasan dokter sebelum keputusan kepulangan diberikan.

Baca Juga: RSUD Sidoarjo Masih Rawat 8 Santri Manbaul Hikam Korban Diduga Keracunan MBG

"Ada pasien yang memang perlu diobservasi. Kami tidak gegabah, para dokter di sini memastikan pasien diobservasi dengan baik. Tapi insya Allah hari ini semuanya sudah bisa dipulangkan," kata dr. Lakshmi.

Pernyataan tersebut menegaskan proses pemulangan dilakukan berdasarkan kondisi medis pasien, bukan sekadar mengejar pengurangan jumlah pasien rawat inap.

Jika kondisi seluruh pasien terus membaik, mereka yang masih menjalani observasi maupun perawatan diharapkan dapat segera kembali ke lingkungan pesantren setelah dinyatakan aman oleh tim medis.

Perkembangan hingga Kamis pagi memperlihatkan mayoritas pasien sudah melewati fase perawatan di rumah sakit.

Dari total 666 pasien, sebanyak 581 orang atau hampir 87 persen sudah pulang, sedangkan 53 pasien direncanakan tersisa dalam perawatan setelah 24 pasien dipulangkan dan enam pasien lainnya masih dalam observasi.

Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono Minta Maaf soal Keracunan MBG di Sidoarjo, Akui Kelalaian

Penanganan terhadap para korban masih menjadi perhatian karena jumlah pasien yang sempat mencapai ratusan membutuhkan koordinasi antarrumah sakit.

Data terbaru juga menunjukkan tidak ada penambahan pasien dari Rabu malam hingga Kamis pukul 06.00 WIB, sementara tim medis tetap memastikan pasien yang membutuhkan pengawasan mendapatkan perawatan secara optimal.

EDITOR: Bayu Putra