JawaPos.com - Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9) malam.
Satu persatu ambulance silih berganti membawa santri ke RSUD RT Notopuro, Sidoarjo untuk mendapat perawatan medis.
Santri dan siswa dilaporkan mengalami mual, sesak napas hingga kejang.
Informasi yang dihimpun, dugaan tersebut terjadi setelah para siswa menyantap makan siang sekitar pukul 13.00.
Makanan yang dikonsumsi para santri diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: 793.600 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Jakbar, Target Pasar Sumatera hingga Kalimantan
Salah seorang santri Ponpes Manbaul Hikam menyebut sebagian besar siswa mengalami keluhan serupa setelah menyantap makanan tersebut.
"Hampir 90 persen siswa yang keracunan makan siang dari jatah MBG," ujarnya dikutip dari Jawa Pos Radar Sidoarjo, Selasa (1/9).
Sejumlah pejabat juga terlihat hadir untuk memantau langsung proses penanganan. Di antaranya Bupati Sidoarjo, Dandim 0816/Sidoarjo, serta jajaran kepolisian.
Belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD RT Notopuro maupun instansi terkait mengenai jumlah pasti korban dan penyebab dugaan keracunan tersebut.
Aparat bersama petugas kesehatan masih melakukan pendataan serta penanganan terhadap para korban. Insiden dugaan keracunan makanan dari MBG itu perlu penyelidikan lebih lanjut.