← Beranda
Update Karhutla Gunung Arjuno-Welirang: Sumber Api Tinggal 1 Titik di Lapangan Kotak
Novia HerawatiJumat, 21 Agustus 2026 | 13.47 WIB
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengungkap update penanganan karhutla di kawasan Gunung Arjuno-Welirang. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mengungkap perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Tahura Raden Soerja.

Kalaksa BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto mengatakan dari tiga titik api yang terdeteksi pada Rabu pagi (19/8), dua di antaranya telah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan, Kamis (20/8).

"Dari proses upaya pemadaman oleh tim darat: Perhutani, Tahura, Jagawana, kemarin di awal kebakaran ada 3 titik api, dan pagi tadi (Kamis (20/8) sudah tinggal 1 titik," tutur Gatot di Surabaya pada Kamis malam (20/8).

Titik api yang berada di puncak menjadi salah satu kendala pemadaman. Adapun satu titik yang belum padam berada di area lapangan kotak, yakni di antara Lembah Lengkean dan Pasar Dieng jalur pendakian Arjuno-Welirang.

Baca Juga: Emil Dardak Kembali Maju Jadi Calon Ketua Demokrat Jatim Periode 2026 - 2031

"Dan dari data 1 titik (api) itu kita upayakan dengan waterbombing yang sempat dilakukan di jam 1 siang. Tetapi karena memang belum maksimal, besok (hari ini, Jumat, 21 Agustus 2026) kita lakukan bombing kembali," imbuhnya.

Pada hari kedua pemadaman karhutla Gunung Arjuno-Welirang, Gatot menyebut tim gabungan sempat mengoperasikan helikopter untuk water bombing. Namun, angin kencang dan kabut menghambat penerbangan.

Helikopter beberapa kali gagal mencapai lokasi kebakaran sehingga operasi udara dihentikan. Water bombing akan dilanjutkan besok dengan tambahan titik pengambilan air agar pasokan lebih optimal.

"Titik airnya akan kita tambahkan di beberapa tempat, karena menghitung jumlah (debit) air di Kaliandra tadi kurang maksimal,sehingga kita mengagendakan titik-titik air baru yang bisa dipakai," terang Gatot.

Sebagai informasi, karhutla di kawasan Tahura Raden Soerio pertama kali dilaporkan pada Selasa (18/8). Peristiwa ini mengakibatkan jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara waktu sejak Rabu (19/8).

Terkait luas lahan yang terdampak kebakaran, Gatot mengatakan BPBD Jawa Timur belum bisa memastikan karena proses pendataan masih berlangsung. Upaya pemadaman menjadi prioritas petugas di lapangan. 

EDITOR: Sabik Aji Taufan