← Beranda
Eks Runner-up Raka Jatim 2026 Tio Ferdian Akhirnya Buka Suara Terkait Dugaan Minta Aborsi Kekasih 
Ardini PramithaKamis, 13 Agustus 2026 | 21.18 WIB
Eks Raka Riki Jatim Tio Ferdian Rahmana buka suara soal meminta kekasihnya aborsi yang viral di media sosial. (Istimewa)

JawaPos.com - Eks runner-up Raka Riki Jawa Timur 2026 Tio Ferdian Rahmana akhirnya buka suara terkait dugaan meminta aborsi kekasih yang viral di media sosial. 

Dalam unggahan yang disampaikan melalui akun media sosial pribadinya, Tio mengakui adanya komunikasi melalui WhatsApp yang menurutnya kurang tepat, karena dalam kondisi panik. 

"Saya memohon maaf atas komunikasi WhatsApp yang kurang tepat. Saat itu saya dalam kondisi panik," kata Tio dalam unggahan yang dilihat, Kamis (13/8). 

Baca Juga: WhatsApp Web Disusupi Ekstensi Berbahaya, Ini Cara Menghentikannya

Dalam klarifikasinya, Juara 1 Cak dan Ning Surabaya 2023 itu menyampaikan ada perbedaan antara narasi yang beredar di media sosial dengan versi peristiwa yang ia ketahui dan alami. 

Menurutnya, sebelumnya kasua ini mencuat ke publik, Tio sempat menawarkan pernikahan sebagai bentuk pertanggungjawaban. Namun, tawaran itu ternyata ditolak. 

"Saya juga menyatakan memiliki sejumlah bukti yang menurutnya dapat menjelaskan kronologi persoalan tersebut, antara lain percakapan, dokumentasi, serta keterangan saksi," lanjutnya. 

Dia mengatakan bukti-bukti tersebut siap diperlihatkan kepada pihak berwenang atau pihak independen apabila diperlukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai persoalan tersebut.

Baca Juga: Seleksi Calon Hakim Agung, Komisi III DPR Tekankan Pentingnya Penelusuran Rekam Jejak

Tio berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi penilaian terhadap karakter pribadinya yang hanya berdasarkan informasi yang beredar secara tidak lengkap di media sosial.

“Saya tidak meminta masyarakat membenci siapa pun. Saya hanya meminta agar jangan menjatuhkan vonis berdasarkan satu sisi cerita,” ujarnya. 

Tio menegaskan bahwa penyampaian klarifikasi tersebut tidak dimaksudkan untuk menyalahkan pihak tertentu. 

Dia mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada publik sekaligus menjaga nama baik dirinya dan keluarga.

Tio dan keluarganya juga menyatakan terbuka terhadap pertanyaan maupun klarifikasi lebih lanjut, dengan tetap mempertimbangkan privasi seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut.

Baca Juga: Camat Rancabungur Sebut Pria yang Intimidasi Tukang Cukur untuk Pasang Bendera Bukan Pegawainya

Ia berharap masyarakat dapat menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum memperoleh informasi dari berbagai pihak.

"Saya harap publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dari satu sisi cerita. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya yang terjadi," tutup Tio.

EDITOR: Bintang Pradewo