JawaPos.com - Sebanyak 5,6 warga Jawa Timur tercatat sebagai penerima manfaat bantuan pangan yang disalurkan melalui Perum Bulog.
Di Surabaya, bantuan pangan disalurkan di Kelurahan Lidah Kulon Jalan Menganti Lidah Kulon Raya No.5 dan diberikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Direktur Utama Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, Rabu (12/8).
Amran menjelaskan bahwa program bantuan pangan ini menyasar 33,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia yang akan diberikan mulai Juli-September.
Penyaluran di Jawa Timur sendiri merupakan rangkaian kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Totalnya untuk 33,4 juta orang, masing-masing menerima 10 kg per bulan selama 3 bulan. Total keseluruhannya kurang lebih 1 juta ton," kata Amran ditemui.
Dia menjelaskan selain membantu masyarakat, bantuan pangan ini diberikan karena stok beras Bulog melimpah hingga mencapai 5,2 juta ton.
Menurutnya, stok beras harus segera dikeluarkan agar tidak menumpuk di gudang-gudang milik Bulog.
"Secepat-cepatnya sampai habis kita keluarkan. Beras kita ini daripada menumpuk di gudang, lebih baik disalurkan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan di Kelurahan Lidah Kulon menyasar 495 KPM.
Bantuan disalurkan sekaligus untuk alokasi tiga bulan yaitu, Juli, Agustus, September sehingga tiap KPM menerima total 30 kilogram beras (10 kg per bulan).
"Data penerima dari Bulog ini telah disesuaikan dengan data Dinsos Kota Surabaya, yang menyasar warga pada kategori desil 1 hingga desil 3," ujar Nanik saat mendampingi peninjauan.
Nanik menambahkan, Pemkot Surabaya siap mengawal dan memfasilitasi pendistribusian bantuan serupa di seluruh wilayah Kota Pahlawan.
Selain memastikan distribusi bagi warga terdata berjalan lancar, kesiapan Pemkot Surabaya di lapangan juga mendukung aksi spontan Mentan Andi Amran yang turut membagikan paket beras tambahan di luar kuota Bulog bagi para pengemudi ojek online (ojol) dan kurir logistik di sekitar lokasi acara.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memastikan program ketahanan pangan nasional dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Surabaya yang berhak menerimanya,” pungkasnya.