← Beranda
Jadi Tuan Rumah FLS3N 2026, STIESIA Surabaya Berikan Golden Ticket Beasiswa Jalur Prestasi Rp 15,5 Juta untuk Para Juara
Novia HerawatiSenin, 4 Mei 2026 | 22.56 WIB
Selain menjadi tuan rumah FLS3N 2025, STIESIA Surabaya juga memberikan Golden Ticket Beasiswa Prestasi Rp 15,5 juta untuk para juara. (Humas STIESIA Surabaya).

JawaPos.com - Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026, sukses diselenggarakan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, Kamis (30/4) kemarin.

Ajang tahunan yang diinisiasi MGMP Seni Budaya ini mengusung tema "Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya", serta diikuti ratusan pelajar SMA/SMK negeri dan swasta kelas X dan XI se-Kota Surabaya.

Seremoni pembukaan FLS3N 2026 dibuka oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik STIESIA, Ikhsan Budi Riharjo, mewakili Ketua STIESIA; serta dihadiri Ketua MKKS SMA Swasta Surabaya, Syarif Andri Setiawana.

Kemudian Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya Kota Surabaya, Tauriska Candra Kasih, dan Kacabdin Pendidikan Wilayah Sidoarjo-Surabaya (Dindik Jatim), Kiswanto.

Selain menjadi tuan rumah FLS3N 2025, STIESIA Surabaya juga memberikan Golden Ticket Beasiswa Prestasi Rp 15,5 juta untuk para juara. (Humas STIESIA Surabaya).
Selain menjadi tuan rumah FLS3N 2025, STIESIA Surabaya juga memberikan Golden Ticket Beasiswa Prestasi Rp 15,5 juta untuk para juara. (Humas STIESIA Surabaya).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I STIESIA Surabaya, Ikhsan Budi Riharjo mengatakan bahwa ini pertama kalinya Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional digelar di kampus STIESIA.

"Kami mengucapkan selamat datang, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada STIESIA sebagai tempat diselenggarakannya Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional Tingkat Kota Surabaya," ujarnya.

Baca Juga: 54 Tahun Mengabdi, STIESIA Surabaya Tegaskan Peran Strategis: Mahfud MD Bongkar Kunci Masa Depan Tata Kelola Bangsa

Ikhsan menilai Surabaya adalah barometer Indonesia timur. Oleh karenanya, penting untuk menjaga kreativitas generasi muda di tengah gempuran pengaruh budaya luar yang semakin berkembang.

"Saya yakin adek-adek bisa tetap melestarikan kearifan budaya lokal. Kalian adalah calon-calon generasi hebat," imbuh Ikhsan di hadapan ratusan peserta lomba, yang disambut dengan riuh tepuk tangan.

Selain menjadi tuan rumah FLS3N 2025, STIESIA Surabaya juga memberikan Golden Ticket Beasiswa Prestasi Rp 15,5 juta untuk para juara. (Humas STIESIA Surabaya).
Selain menjadi tuan rumah FLS3N 2025, STIESIA Surabaya juga memberikan Golden Ticket Beasiswa Prestasi Rp 15,5 juta untuk para juara. (Humas STIESIA Surabaya).

Sementara itu, Kepala Bagian Kerja Sama STIESIA, Sulistyo Budi Utomo, menyebut ada sekitar 780 peserta dari siswa kelas X dan XI SMA/SMK negeri dan swasta sederajat se-Surabaya yang mengikuti lomba ini.

"Jadi tim MGMP Seni Budaya Kota Surabaya menghubungi kami, apakah siap STIESIA menjadi tuan rumah FLS3N 2026 tingkat kota, kami katakan siap," ujar Tyo, sapaan akrabnya kepada JawaPos.com, Senin (4/5).

Tyo menyebut ada 8 cabang yang dilombakan dalam FLS3N 2026 tingkat Kota Surabaya, yakni lomba Cipta Puisi, Baca Puisi, Vocal Solo, Monolog, Cerpen, Gitar, Kriya, Tari, dan Jurnalistik.

"Kami, STIESIA tentu sangat senang dipercaya menjadi tuan rumah FLS3N 2026. Ini sekaligus momen kami untuk memperkenalkan ke peserta bahwa ada perguruan tinggi swasta unggulan di Jawa Timur bernama STIESIA," imbuhnya.

Selain menjadi tuan rumah FLS3N 2025, STIESIA Surabaya juga memberikan Golden Ticket Beasiswa Prestasi Rp 15,5 juta untuk para juara. (Humas STIESIA Surabaya).
Selain menjadi tuan rumah FLS3N 2025, STIESIA Surabaya juga memberikan Golden Ticket Beasiswa Prestasi Rp 15,5 juta untuk para juara. (Humas STIESIA Surabaya).

Sebagai bentuk apresiasi, STIESIA Surabaya juga memberikan Golden Ticket bagi juara 1 hingga 3 di setiap cabang lomba, berupa beasiswa pembebasan biaya registrasi dan uang gedung senilai Rp 15,5 juta per siswa untuk studi lanjut di STIESIA Surabaya.

"Iya, kami memberikan apresiasi kepada masing-masing juara 1,2, dan juara 3. Kami menggratiskan biaya pendaftaran dan uang gedung senilai Rp 15,5 juta per anak apabila melanjutkan pendidikan ke STIESIA," terang Tyo.

Ia berharap lomba ini melahirkan bibit-bibit unggul, selaras dengan komitmen STIESIA Surabaya sebagai perguruan tinggi unggulan yang konsisten mencetak generasi muda yang berdaya saing. 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin