← Beranda
Detik-detik KA Commuter Dhoho Tabrak Truk Mogok di Perlintasan Blitar, Tak Ada Korban Jiwa
Novia HerawatiRabu, 29 April 2026 | 18.00 WIB
KA Commuter Line Dhoho menabrak sebuah truk yang mogok di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, Selasa malam (28/4). (Humas KAI Daop 7 Madiun)

JawaPos.com - Belum lama pasca tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur, yang menewaskan 15 korban, kecelakaan kereta api kembali terjadi.

Kali ini melibatkan Kereta Api (KA) Commuter Line Dhoho relasi Stasiun Kertosono - Stasiun Malang dengan sebuah truk di perlintasan kereta Jalan Imam Bonjol, Sananwetan, Kota Blitar, Selasa (28/4) sekitar pukul 21.35 WIB.

Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian pengendara yang melintas. Detik-detik tabrakan antara KA Commuter Dhoho dengan truk terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial.

Baca Juga: Casemiro Menggila di Manchester United, Harry Maguire: Dia Ancaman Besar di Premier League!

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, membenarkan adanya insiden temperan, tepatnya di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 190 Km 120+448, perlintasan resmi terjaga antara Stasiun Blitar - Stasiun Garum.

Insiden bermula ketika sirene peringatan di perlintasan sudah berbunyi sebagai tanda kereta akan melintas. Petugas lalu bersiap menutup palang pintu, namun disaat bersamaan truk tetap nekat menerobos jalur rel tersebut.

"Saat berada di tengah perlintasan, kendaraan tiba-tiba mengalami mogok dengan posisi tidak preipal dengan jalur kereta api, sehingga menghalangi ruang bebas jalur kereta api,” tutur Tohari, Selasa (29/4).

Dalam situasi tersebut, masinis berupaya melakukan pengereman untuk mengurangi laju kereta saat melihat adanya halangan di perlintasan. Namun, jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Sabet Penghargaan Kemendagri, Raih Skor Kinerja Tinggi di Hari Otonomi Daerah 2026

Insiden ini menyebabkan kerusakan pada lokomotif KA Commuter Line Dhoho. Beruntung tak ada korban jiwa, baik penumpang, awak kereta, maupun sopir truk, dilaporkan dalam kondisi selamat.

"Ada kerusakan pada sistem pengereman. Syukur alhamdulillah tidak ada korban, baik dari penumpang, awak sarana, maupun sopir truk. Kemungkinan sopir sempat turun saat kereta mendekat,” imbuhnya.

Pasca kejadian, KAI Daop 7 berkoordinasi dengan PPKA, petugas keamanan, dan tim sarana untuk penanganan. Evakuasi truk di lokasi berhasil diselesaikan pukul 22.00 WIB sehingga jalur kembali dapat dilalui.

Pada pukul 22.35 WIB, lokomotif berhasil diperbaiki dan KA Commuter Line Dhoho relasi Stasiun Kertosono - Stasiun Malang, diizinkan berjalan mundur menuju Stasiun Blitar dengan kecepatan terbatas 5 km/jam.

“Kami sangat menyayangkan tindakan pengguna jalan yang tetap melintas saat sirene sudah berbunyi. Pelanggaran seperti ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal,” pungkas Tohari. 

EDITOR: Bintang Pradewo