← Beranda
KAI Daop 8 Surabaya Kembali Batalkan 5 Perjalanan KA Imbas Tabrakan KRL-Argo Bromo
Novia HerawatiRabu, 29 April 2026 | 16.50 WIB
Petugas evakuasi korban kecelakaan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). (Raiza Septianto/Radar Bekasi)

 

 

JawaPos.com-Dua hari setelah insiden tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4), operasional perjalanan kereta api belum sepenuhnya pulih. 

Di Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya, KAI kembali membatalkan 5 perjalanan kereta yang dijadwalkan berangkat pada Rabu pagi (29/4). Ini berdasarkan data yang diterima JawaPos.com per pukul 08.30 WIB.

5 perjalanan tersebut, yakni KA (263) Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi - Semarang Poncol, KA (251B) Jayakarta relasi Surabaya Gubeng - Pasar Senen, KA (245B) Majapahit relasi Malang - Pasar Senen. 

Kemudian KA (65F) Arjuno Ekspres relasi Surabaya Gubeng - Malang, dan KA (66F) Arjuno Ekspres relaso Malang - Surabaya Gubeng. Kabar ini disampaikan Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono. 

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan 5 KA di wilayah Daop 8 Surabaya pada 29 April 2026," tutur Mahendro dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Rabu (29/4).

Pihaknya memahami bahwa pembatalan KA akan berdampak pada rencana perjalanan penumpang. Namun, langkah ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan sebagai prioritas utama. 

"KAI Daop 8 Surabaya mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan layanan. KAI memastikan seluruh hak penumpang tetap terpenuhi melalui kebijakan pengembalian bea secara penuh,” imbuhnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket 100% di luar biaya pesan kepada penumpang terdampak, sebagai kompensasi atas pembatalan perjalanan yang terjadi.

Pembatalan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI atau langsung di loket stasiun. Pelanggan juga dapat memilih opsi penjadwalan ulang sesuai ketentuan yang berlaku.

KAI Daop 8 Surabaya akan terus memperbarui informasi operasional secara berkala. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp 0811-2223-3121, atau kanal resmi KAI lainnya.

 

Kronologi singkat

Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kereta api, yakni kereta rel listrik (KRL) dengan KA Jarak Jauh Agro Bromo di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) sekitar pukul 21.00 WIB.

Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan kecelakaan bermula ketika sebuah taksi listrik tertemper KRL di perlintasan sebidang dekat Bulak Kapal. Akibatnya, kereta tersebut berhenti di jalur perjalanan.

Di saat yang bersamaan, KA Argo Bromo melaju dari arah belakang dan tabrakan pun tidak dapat dihindari. Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, beberapa gerbong tampak hancur dan banyak korban yang terjepit di rangkaian. 

“Iya betul, betul. Ada kecelakaan kereta. Jadi ada taksi yang menabrak KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal ya, sehingga membuat KRL-nya berhenti, lalu di belakangnya ada Kereta Argo Bromo (dan terjadi tabrakan)," ujar Franoto.

Baca Juga: Sepenggal Kisah Duka dari Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Data terakhir, Selasa (28/4), KAI melaporkan jumlah korban meninggal dunia dalam insiden mencapai 15 orang meninggal. Mereka adalah penumpang KRL tujuan Cikarang. Selain itu, 88 orang dilaporkan mengalami luka-luka. (*)-

EDITOR: Dinarsa Kurniawan