← Beranda
Imbas Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, 4 Perjalanan KA dari Surabaya Dibatalkan, 588 Penumpang Terdampak
Novia HerawatiSelasa, 28 April 2026 | 20.32 WIB
Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline yang tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Sebanyak 588 penumpang terdampak pembatalan perjalanan Kereta Api (KA) dari Daop 8 Surabaya, akibat insiden tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4).

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan hingga Selasa (28/4) pukul 10.00 WIB, sebanyak 587 penumpang KA jarak jauh terdampak pembatalan.

"PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat pembatalan perjalanan kereta," ujar Mahendro, Selasa (28/4).

Dalam perkembangannya, ia menjelaskan bahwa kereta api jarak jauh keberangkatan stasiun-stasiun wilayah Daop 8 Surabaya, yang terpaksa dibatalkan bertambah menjadi 4 perjalanan.

Di antaranya KA 163A Gumarang relasi Surabaya Pasarturi - Pasarsenen, KA 94 - 91 Jayabaya relasi Malang - Pasarsenen, KA 29F Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi - Gambir, dan KA 3B Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi - Gambir.

“Keputusan ini kami ambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. KAI memastikan seluruh hak pelanggan tetap terpenuhi melalui kebijakan pengembalian bea secara penuh,” imbuhnya.

Selain pembatalan, KAI juga melakukan penyesuaian rangkaian pada KA 1B Argo Bromo Anggrek, dari rangkaian Stainless Steel (SS) New Generation dan Compartment Suites menjadi rangkaian SS dan Luxury.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen pelayanan, KAI Daop 8 Surabaya memberikan pengembalian bea tiket (refund) 100 persen di luar biaya pesan bagi penumpang terdampak dengan ketentuan tertentu.

Kebijakan ini berlaku khusus bagi pelanggan yang memiliki jadwal keberangkatan pada 27 hingga 28 April 2026, sesuai dengan periode terjadinya gangguan operasional akibat insiden tersebut.

Refund diberikan kepada penumpang yang memilih membatalkan perjalanan karena adanya keterlambatan maupun penundaan jadwal kereta api, sehingga perjalanan tidak dapat dilakukan sesuai rencana awal.

Proses pengembalian dana bisa dilakukan di loket stasiun online atau melalui transfer bank jika pengajuan dilakukan lewat Contact Center 121, dengan batas waktu maksimal 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan.

KAI Daop 8 Surabaya akan terus memperbarui informasi operasional secara berkala. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp 0811-2223-3121, atau kanal resmi KAI lainnya.

Kronologi singkat
Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kereta api, yakni kereta rel listrik (KRL) dengan KA Jarak Jauh Agro Bromo di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) sekitar pukul 21.00 WIB.

Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan kecelakaan bermula ketika sebuah taksi listrik tertemper KRL di perlintasan sebidang dekat Bulak Kapal. Akibatnya, kereta tersebut berhenti di jalur perjalanan.

Di saat yang bersamaan, KA Argo Bromo melaju dari arah belakang dan tabrakan pun tidak dapat dihindari. Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, beberapa gerbong tampak hancur dan banyak korban yang terjepit di rangkaian.

Baca Juga: BP BUMN Bakal Evaluasi KAI Usai Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

“Iya betul, betul. Ada kecelakaan kereta. Jadi ada taksi yang menabrak KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal ya, sehingga membuat KRL-nya berhenti, lalu di belakangnya ada Kereta Argo Bromo (dan terjadi tabrakan)," ujar Franoto.

Hingga Selasa siang (28/4), KAI melaporkan jumlah korban dalam insiden ini adalah 14 orang meninggal dan 84 orang luka-luka. Operasi SAR korban kecelakaan pun resmi berakhir setelah dipastikan tidak ada lagi korban yang terjebak. 

EDITOR: Kuswandi