← Beranda
3 Ribu Pasang Kaki Jadi Saksi Sejarah! Petra Runity 2026 Simbol Kuat Persatuan 75 Tahun PPPK Petra
ARMMinggu, 26 April 2026 | 04.29 WIB
Ribuan peserta Petra Runity - Fun Walk and Run 2026 tampak antusias jalani agenda di kompleks Pondok Tjandra Indah, Sabtu (25/4/2026). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

 JawaPos.com — Langkah kaki ribuan peserta berpadu dalam satu irama di kompleks SMP Kristen Petra Acitya dan SMA Kristen Petra Acitya, Surabaya, Sabtu (25/4/2026) sejak pukul 5 pagi. Momen itu bukan sekadar olahraga, melainkan perayaan emosional 75 tahun perjalanan panjang PPPK Petra yang dirangkai lewat Petra Runity 2026.

Perayaan ini menjadi salah satu rangkaian panjang “Road to 75” yang telah berlangsung sejak tahun lalu. Petra Runity 2026 hadir membawa semangat besar bertajuk Crafting the Future, Embracing HIStory.

Tema “Run for Unity” terasa hidup dalam setiap langkah peserta yang datang dari berbagai latar belakang. Mereka berlari dan berjalan bersama, menyatukan energi lintas generasi dalam satu tujuan: merayakan kebersamaan.

Acara ini memang dirancang bukan sekadar fun walk dan fun run biasa. Petra Runity 2026 menjadi ruang temu bagi seluruh ekosistem PPPK Petra yang selama ini tersebar dalam berbagai peran dan generasi.

Kegiatan ini menghadirkan dua kategori, yaitu fun walk sejauh 3 kilometer dan fun run sejauh 5 kilometer, sehingga dapat diikuti oleh berbagai kalangan sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing.

Dewan Pengurus PPPK Petra, guru, karyawan, siswa, orang tua, alumni, hingga pensiunan PPPK Petra hadir dalam satu momentum yang sama. Bahkan mitra industri dan masyarakat umum ikut larut dalam euforia kebersamaan tersebut.

Direktur Eksekutif PPPK Petra Ir. Hengkie Porawouw, M.B.A. menegaskan Petra Runity 2026 menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan panjang. Ia menyebut perjalanan menuju usia ke-75 bukan sesuatu yang instan.

Ia menambahkan seluruh rangkaian kegiatan sebelumnya telah mencerminkan pendekatan pendidikan holistik yang diusung PPPK Petra.

Mulai dari aspek rohani, jasmani, hingga kecerdasan akademik telah menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.

Namun, semangat perayaan ini ternyata belum berakhir. Hengkie menyampaikan masih ada satu agenda besar yang akan menjadi penutup manis perjalanan 75 tahun tersebut.

Rencana tersebut disebut akan melibatkan alumni dalam skala besar. Momentum itu diharapkan menjadi ajang untuk kembali merekatkan hubungan emosional antar generasi PPPK Petra.

Antusiasme peserta menjadi bukti kuat acara ini mendapat tempat di hati masyarakat. Lebih dari 3.000 peserta ikut ambil bagian, bahkan melampaui ekspektasi awal panitia.

Ribuan peserta Petra Runity - Fun Walk and Run 2026 tampak antusias jalani registrasi di kompleks SMP Kristen Petra Acitya dan SMA Kristen Petra Acitya, Sabtu (25/4/2026). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
Ribuan peserta Petra Runity - Fun Walk and Run 2026 tampak antusias jalani registrasi di kompleks SMP Kristen Petra Acitya dan SMA Kristen Petra Acitya, Sabtu (25/4/2026). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

 “Persiapan utama kami sebenarnya baru dilakukan dalam satu bulan terakhir, meski perencanaan acara ini sudah dimulai sejak awal tahun lalu. Acara ini juga cukup mengagetkan karena meskipun kami bekerja sama dengan pihak profesional, mereka mengingatkan bahwa untuk penyelenggara pertama seperti PPPK Petra, jumlah peserta 3.000 tergolong berisiko dan biasanya disarankan berada di kisaran 1.000–2.000 peserta,” jelas Hengkie Porawouw kepada JawaPos.com, Sabtu (25/4/2026).

Kepercayaan masyarakat menjadi faktor kunci di balik kesuksesan ini. Hengkie menyebut pertolongan Tuhan, kerja keras panitia, dan dukungan luas menjadi fondasi utama.

Ketua panitia HUT ke-75 PPPK Petra, Margareta Nugroho Tjandra, menegaskan Petra Runity 2026 memang dirancang sebagai puncak selebrasi. Seluruh rangkaian kegiatan sebelumnya mengarah pada momen ini.

Ia menjelaskan perjalanan panjang perayaan sudah dimulai sejak Agustus tahun lalu. Berbagai kegiatan telah digelar untuk membangun atmosfer kebersamaan.

“Agenda tahun ini dimulai dengan Petra Edventure, Volley Cluster Competition, Little Feest Dash Quest, kemudian kita ada Petra Sportfest, lalu kita juga ada KKR dan Easter Festival di puncak ulang tahun Petra yang ke-75 pas di tanggal 22 April, dan Petra Runity ini adalah perayaannya,” jelas Margareta.

Semangat utama dari Petra Runity 2026 tetap pada persatuan. Tagline “Run for Unity” menjadi benang merah dari seluruh konsep acara.

Konsep tersebut diwujudkan melalui keterlibatan berbagai elemen. Semua pihak diajak untuk hadir dan merasakan kebersamaan dalam satu ruang yang sama.

 

Tidak hanya menjadi ajang olahraga, Petra Runity 2026 juga menjadi ruang interaksi sosial yang kuat. Banyak peserta memanfaatkan momen ini untuk memperluas jaringan.

Keseruan peserta Petra Runity - Fun Walk and Run 2026 bersama Opi, maskot HUT ke-75 PPPK Petra di garis start, Sabtu (25/4/2026). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
Keseruan peserta Petra Runity - Fun Walk and Run 2026 bersama Opi, maskot HUT ke-75 PPPK Petra di garis start, Sabtu (25/4/2026). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

Alumni PPPK Petra, Wennas Widjaja, melihat acara ini sebagai bentuk nyata kekuatan komunitas. Ia mengapresiasi kemampuan Petra dalam menyatukan berbagai elemen.

"Saya rasa PPPK Petra ini luar biasa ya, bisa menyatukan alumni, perhimpunan, semua stakeholder, rekan-rekan dari industri, semua disatukan dalam satu sebuah acara ya. Tentunya ini acara olahraga yang juga mempertemukan kita semua,” ungkap alumni SMP Petra 2 Embong Wungu Surabaya.

Menurutnya, interaksi lintas generasi menjadi nilai penting dalam acara ini. Para alumni senior dan junior bisa berbaur tanpa sekat.

"Saya juga apresiasi kerja keras dari tim PPPK Petra, terutama dari perhimpunan karena untuk melakukan serangkaian event dari tahun lalu untuk merayakan 75 tahun anniversary sampai dengan hari ini itu adalah pekerjaan yang luar biasa berat gitu ya,” jelas Wennas.

Rangkaian kegiatan yang beruntun menjadi bukti keseriusan dalam merayakan momentum ini. Dari Petra Edventure hingga agenda mendatang, semuanya terstruktur dengan baik.

“Kalau saya sebagai alumni dan rekan industri, saya bersyukur melihat perkembangan PPPK Petra 75 tahun ini. Jadi PPPK Petra yang dulu hanya beberapa sekolah, sekarang terus berkembang,” papar Wennas.

“Bukan hanya berkembang dalam sisi menambah gedung dan menambah sekolah, tapi PPPK Petra juga sangat melek teknologi, sangat melek tentang hubungan global ya.”

“Sehingga tidak dipungkiri bahwa banyak anak PPPK Petra itu yang mendapatkan beasiswa Garuda, beasiswa Indonesia Maju, dan anak-anak PPPK Petra juga meraih prestasi yang luar biasa di luar negeri."

 

Kontribusi alumni PPPK Petra terhadap bangsa juga menjadi kebanggaan tersendiri. Banyak tokoh besar lahir dari institusi ini seperti Dato' Sri Prof. Dr. Tahir, pendiri Mayapada Group, sampai penyanyi legendaris almarhum Bob Tutupoly .

Dari sisi peserta, antusiasme juga terasa sangat kuat. Orang tua siswa turut merasakan kebanggaan tersendiri.

Lia Agustina Untari, orang tua Vanessa Ludwinia Wattimena (SD Kristen Petra 5) dan Winston Lawrence Wattimena (SMP Kristen Petra Acitya) mengaku terkesan dengan kemeriahan acara ini.

Ia melihatnya sebagai indikator keberhasilan PPPK Petra.

“Harapan saya ke depannya PPPK Petra akan terus mengadakan acara-acara seperti ini sehingga kita bisa menjalin tali silaturahmi, saling berkenalan dengan angkatan-angkatan dari yang paling atas hingga yang paling bawah. Sukses terus untuk PPPK Petra, happy 75th anniversary PPPK Petra," harap Lia Agustina Untari .

Petra Runity 2026 bukan sekadar perayaan angka. Ia menjadi simbol perjalanan panjang, kebersamaan, dan harapan masa depan yang lebih kuat.

Di tengah langkah-langkah kecil para peserta, tersimpan cerita besar tentang persatuan yang terus hidup. Sebuah bukti 75 tahun bukan akhir, melainkan awal untuk melangkah lebih jauh bersama.

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin