← Beranda
Anggota DPRD Surabaya Minta Layanan Transportasi Umum Ditingkatkan, Konektivitas dan Kualitas Pelayanan
AntaraSelasa, 21 April 2026 | 17.35 WIB
Anggota DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo. (Indra Setiawan/Antara)

 

JawaPos.com–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Cahyo Siswo Utomo meminta layanan transportasi feeder Surabaya atau Wirawiri Suroboyo ditingkatkan. Hal itu seiring tingginya animo masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi umum.

Cahyo mengatakan, peningkatan pelayanan tersebut perlu dilakukan untuk mempersingkat waktu tunggu di halte menjadi antara 8-15 menit, bagi masyarakat yang akan menggunakan angkutan Wirawiri Suroboyo.

”Dengan percepatan waktu tunggu tersebut, ada peningkatan animo masyarakat untuk menggunakan layanan transportasi umum,” kata Cahyo Siswo Utomo seperti dilansir dari Antara di Surabaya.

Baca Juga: Pegawai WFH Absen Tiga Kali, Pemkab Bisa Hemat Rp 205 Juta Sebulan

Dia mengatakan, peningkatan jumlah armada transportasi umum di Kota Surabaya, belum sepenuhnya diikuti dengan peningkatan kualitas layanan di lapangan.

”Transportasi umum jumlahnya banyak, tapi waktu tunggu di halte lebih lama karena animo masyarakat yang meningkat,” ungkap Cahyo Siswo Utomo.

Menurut dia, tingginya minat masyarakat terhadap transportasi publik merupakan sinyal positif yang harus direspons dengan kebijakan yang adaptif dan terukur. Ketika ada peningkatan animo masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, sebaiknya Pemerintah Kota Surabaya menambah jumlah armada atau rute untuk mengatasi waktu tunggu agar bisa lebih cepat.

Baca Juga: Kekurangan 400 Guru, Pemkab Ingin Penataan Dulu Sebelum Rekrutmen

Dia menjelaskan, DPRD Kota Surabaya juga memberikan perhatian pada aspek konektivitas dan kualitas layanan secara menyeluruh, termasuk integrasi antarmoda transportasi.

”Masih ada pekerjaan umum seperti apakah transportasi umum yang ada sekarang sudah optimal, rutenya, fasilitasnya. Termasuk koordinasi dengan penyelenggara lain seperti koneksi ke terminal, stasiun, atau bandara yang belum optimal,” papar Cahyo Siswo Utomo.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, kata dia, DPRD Surabaya mendorong langkah konkret berupa penyediaan armada cadangan guna memastikan layanan tetap berjalan optimal, khususnya pada jam-jam sibuk.

”Salah satu rekomendasi kami adalah menyediakan armada cadangan yang bisa beroperasi saat jam sibuk, seperti jam masuk dan pulang kerja, atau ketika armada utama sedang servis,” terang Cahyo Siswo Utomo.

Dia menilai, penguatan sektor transportasi umum tidak hanya berdampak pada kenyamanan mobilitas warga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

”Kami ingin memastikan setiap kebijakan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta prinsip pelayanan publik yang efektif dan berkelanjutan,” tutur Cahyo Siswo Utomo.

Baca Juga: Polres Gresik Terima Dua Laporan Perihal SK Palsu, Pemeriksaan Pemkab: AG dan AN Punya Riwayat Teman Baik saat Jadi ASN

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah